BANJARBARU, KBK.News – Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Wartono, berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat mulai menunjukkan hasil. Berbagai kebijakan yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga, mulai dari hunian layak, layanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan sosial. 

Sejak awal menjabat, pasangan Lisa–Wartono mengusung visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera). Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah kota menyiapkan sejumlah program prioritas yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat pelayanan publik.

Salah satu program yang paling dirasakan masyarakat adalah Barakat Gawi Banjarbaru, yang berfokus pada rehabilitasi rumah tidak layak huni. Sepanjang 2025, sebanyak 159 unit rumah warga berhasil diperbaiki, sementara pada 2026 program tersebut kembali dilanjutkan dengan target lebih dari 100 unit rumah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Banjarbaru juga memperkuat akses layanan bagi masyarakat. Kehadiran ambulans layanan cepat tanggap, peningkatan fasilitas kesehatan, serta capaian kepesertaan jaminan kesehatan yang tinggi turut mengantarkan Banjarbaru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya. Penghargaan ini menjadi indikator bahwa semakin banyak warga yang mendapatkan perlindungan dan akses layanan kesehatan yang memadai.

Tidak hanya itu, perhatian terhadap sektor pendidikan juga menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan. Pemerintah Kota Banjarbaru memperoleh sejumlah penghargaan atas peningkatan kualitas pendidikan, termasuk capaian rata-rata lama sekolah dan standar pelayanan minimum pendidikan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA :  Resto Si Entong Resmi Hadir, Destinasi Baru Menikmati Kuliner Otentik Betawi di Banjarbaru

Pada aspek perlindungan sosial, berbagai program bantuan kepada masyarakat kurang mampu terus diperkuat. Mulai dari bantuan rumah layak huni, perlengkapan sekolah bagi keluarga tidak mampu, pasar murah bersubsidi, hingga pembaruan data warga miskin agar bantuan lebih tepat sasaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Selain kesejahteraan ekonomi dan sosial, pembangunan infrastruktur penunjang kehidupan masyarakat juga terus dilakukan. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, pembangunan embung, serta penataan kawasan perkotaan menjadi fokus pemerintah untuk mengurangi risiko banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga.

Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Banjarbaru meraih sejumlah penghargaan regional dan nasional, mulai dari Kota Sehat, Kabupaten/Kota Layak Anak, hingga penghargaan di bidang pendidikan dan tata kelola pemerintahan. Prestasi ini menjadi indikator bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Satu tahun pertama kepemimpinan Lisa–Wartono memang masih menjadi awal perjalanan panjang menuju Banjarbaru EMAS. Namun, sejumlah program yang telah berjalan menunjukkan arah pembangunan yang semakin dekat dengan tujuan utama, yakni menghadirkan kota yang tidak hanya maju dan elok, tetapi juga benar-benar sejahtera bagi seluruh warganya.