KBK.News, JEJANGKIT-– Ratusan warga terdampak banjir di Desa Cahaya Baru, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), tampak antusias mendatangi Balai Desa, Selasa (20/01/2026).

Antusiasme tersebut dipicu adanya kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan layanan pengobatan gratis yang digelar PT Hayau Berait Bersama (HBB) bekerja sama dengan Dokkes RS Bhayangkara Tingkat III Polda Kalimantan Selatan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut melibatkan Polres Batola dan Polsek Jejangkit. Sebanyak 351 paket sembako disalurkan kepada warga, sementara sekitar 200 orang mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan secara cuma-cuma.

Kepala Desa Cahaya Baru, Imran, didampingi Sekretaris Desa Hadi, menjelaskan bahwa banjir telah melanda wilayahnya sejak awal Januari 2026. Meski dalam dua pekan terakhir debit air mulai surut, sejumlah rumah warga yang berada jauh dari jalan utama masih terendam.

“Sekarang jalan raya sudah bisa dilewati, tapi rumah warga yang di dalam masih kebanjiran. Banyak warga datang ke balai desa naik sampan atau dijemput menggunakan pikap,” jelas Imran.

Selain banjir, warga juga sempat menghadapi kesulitan akibat listrik padam selama dua hari karena tiang listrik tumbang.

Kondisi tersebut semakin memperberat beban masyarakat yang terdampak banjir cukup lama.

Imran menyebut, desa tetangga seperti Tajau Landung mengalami banjir paling parah dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

“Alhamdulillah, bantuan dari berbagai pihak sudah mulai berdatangan, termasuk dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial,” tambahnya.

Pimpinan PT HBB, M Nanda, S.T., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Dengan rasa kemanusiaan, hari ini kami berbagi. Melalui pengobatan gratis bersama dokter dari Polda Kalsel, kami berharap bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ujar Nanda.

BACA JUGA :  Ketua APKASINDO Barito Kuala, Diadili karena Halangi Penyidikan Lahan Sawit

Ia menegaskan, PT HBB hadir bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga bagian dari masyarakat Kalimantan Selatan. “Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban moral kami untuk ikut membantu,” imbuhnya, didampingi Kapolsek Jejangkit Iptu Perti Anggono.

Nanda menambahkan, kegiatan sosial serupa telah dilaksanakan sebanyak tiga kali dan akan terus berlanjut. “Hari ini kami membagikan 351 paket sembako. Insyaallah kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkesinambungan,” harapnya.

Menurutnya, banjir tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat. “Jika banjir berlangsung lebih dari sepekan, risiko penyakit meningkat dan aktivitas warga terganggu.

Karena itu, pengobatan gratis menjadi bantuan yang sangat dibutuhkan,” jelas Nanda yang juga berprofesi sebagai jurnalis.

Sementara itu, Koordinator Lapangan RS Bhayangkara Polda Kalsel, Diana Maria Sagita, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan kolaborasi lintas sektor dalam memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga terdampak banjir.

“Hari ini kami melaksanakan bakti sosial di Desa Cahaya Baru bersama Polres Batola, Polsek Jejangkit, dan PT HBB, dengan fokus pada pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Diana mengungkapkan, selama kegiatan berlangsung tim medis melayani sekitar 200 pasien dengan berbagai keluhan. “Mayoritas mengalami gatal-gatal akibat air banjir, hipertensi pada lansia, serta batuk, pilek, dan ISPA pada anak-anak,” jelasnya, didampingi Camat Jejangkit Ardian.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan selama dampak banjir masih dirasakan masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak. Semoga kegiatan ini bermanfaat, warga terbantu, dan apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal ibadah,” pungkas Diana.

*/