Banjir Tak Kunjung Surut, Rahmat Saleh Distribusikan 200 Paket Bantuan ke Tambak Baru
KBK.News, MARTAPURA – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar selama hampir dua pekan terakhir terus menimbulkan dampak serius bagi kehidupan masyarakat, Sabtu (3/1/2026).
Ratusan rumah warga terendam, terutama di kawasan bantaran Sungai Martapura dan daerah dataran rendah, sehingga aktivitas harian lumpuh dan kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi.
Di tengah kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Tambak Baru dan Desa Tambak Baru Ulu, Kecamatan Martapura, Sabtu (3/1/2026) sore. Kehadirannya sekaligus membawa bantuan logistik bagi warga yang masih bertahan di tengah genangan air.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa menyalurkan bantuan untuk warga Tambak Baru dan Tambak Baru Ulu. Dari banyaknya desa terdampak, memang belum semuanya bisa kami jangkau,” ujar Rahmat Saleh di sela kunjungan.
Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan hari itu mencapai sekitar 200 paket, terdiri dari mi instan, air mineral, serta roti dalam puluhan dus. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan ke beberapa desa lain seperti Desa Bincau, Bincau Muara, Pesayangan, dan Keraton.
Rahmat Saleh mengaku prihatin terhadap kondisi banjir yang hampir setiap tahun melanda Kabupaten Banjar, bahkan kali ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kejadian seperti ini terus berulang. Sudah saatnya seluruh stakeholder duduk bersama merumuskan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus menanggung beban yang sama setiap tahun,” tegasnya.
Selain dampak ekonomi, banjir juga mulai memunculkan persoalan kesehatan, seperti diare dan penyakit kulit, akibat lingkungan yang tidak sehat dan air yang tercemar. Rahmat menambahkan, pemerintah daerah bersama Bupati Banjar telah lebih dulu turun ke lapangan menyalurkan bantuan kesehatan dan obat-obatan.
“Alhamdulillah pemerintah daerah sudah bergerak cepat membantu warga, baik dari sisi kesehatan maupun logistik,” ujarnya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, banjir saat ini berdampak pada sekitar 5.000 jiwa. Ribuan warga terpaksa mengungsi di berbagai titik, seperti Pesayangan dan Pemborongan yang masing-masing menampung sekitar 350 pengungsi, bahkan ada lokasi pengungsian yang menampung hingga 2.000 orang.
Di Desa Tambak Baru Ulu sendiri, tercatat sekitar 150 rumah di enam RT masih terendam banjir. Dalam kunjungannya, Rahmat Saleh menyusuri permukiman warga yang tergenang air serta berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan dan kebutuhan mendesak.
“Alhamdulillah Pak Rahmat datang. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu. Semalam juga Pak Bupati sudah berkunjung dan memberikan bantuan,” ujar Ramlan, warga RT 03 Desa Tambak Baru Ulu.
Rahmat Saleh berharap perhatian dan bantuan dari berbagai pihak terus berlanjut hingga air benar-benar surut dan kehidupan masyarakat kembali pulih.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Banjar untuk mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan, agar warga tetap memiliki sumber penghasilan meski terdampak bencana.
