Jumat, September 18, 2020
Beranda UMUM Bawaslu Kalsel Segera Telusuri Dugaan Pelanggaran UU Pilkada Pada Pelantikan Pejabat Di...

Bawaslu Kalsel Segera Telusuri Dugaan Pelanggaran UU Pilkada Pada Pelantikan Pejabat Di Dishut Kalsel

Bawaslu Kalsel Segera Telusuri Pelantikan Pejabat Di Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel Guna Menindaklanjuti Dugaan Pelanggaran UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 (27/2/2020).

Ketua LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen ,(KPK- APP) Kalimantan Selatan, Aliansyah menyoroti ramainya kabar di jejaring sosial, bahwa Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq yang melantik 20 orang pejabat (24/2/2020). Menurut Aliansyah pelantikan yang dilakukan atas nama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor tersebut patut mendapat atensi pihaknya, sebab berdasarkan UU Pilkada Pasal 71 ayat 2 ada larangannya.

IMG 20200228 024021
Aktivis Pemerhati Kinerja Pemerintah dan Parlemen Kalsel Aliansyah

Aktivis pemerhati kinerja pemerintahan ini menegaskan, pada Pasal 71 ayat 2 menyebutkan, para gubernur, wakil gubernur, bupati, walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum masa penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan. Batas terakhir kemarin untuk bisa melantik dan melakukan mutasi tanggal 7 Januari 2020.

“Kalau melanggar ketentuan ini sanksinya cukup berat, yakni bakal calon kepala daerah petahana bisa didiskualifikasi,” tegasnya (27/2/2020).

Terkait hal ini Aliansyah meminta agar Bawaslu Kalsel untuk melakukan penyelidikan agar tidak menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat. Khususnya tentang pelaksanaan pengawasan sebagaimana diatur di UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71.

“Bawaslu Kalsel harus menindaklanjuti hal ini. Kalau ditemukan pelanggaran, maka dapat dilaporkan ke Komisi Aparatur Negara (KASN) guna diberikan sanksi,” tegasnya lagi.

Kepala Dinas Rasa Gubernur

Ketua LSM KPK – APP Kalsel ini juga menilai ada hal yang tidak lazim kepala dinas melantik, sebab kalau gubernur berhalangan, maka bisa dilakukan wakil gubernur, sekda prov, asisten atau menunda terlebih dahulu.

“Kalau kepala dinas yang melantik, maka terkesan seperti kepala dinas rasa gubernur,” tandas Aliansyah.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kalimantan Selatan Erna Kasypiah, ketika dikonfirmasi terkait adanya pelantikan pejabat di lingkup Dinas Kehutanan Kalsel atas nama gubernur tersebut menyatakan, pihaknya akan menelusurinya terlebih dahulu.

“Kami sekarang ini kebetulan lagi rapat dengan Komisi Aparatur Negara (KASN) di Samarinda. Terkait dengan adanya laporan ini telah kami diskusikan, dan kepada Bawaslu Kalsel dipersilakan melakukan penelusuran terlebih dahulu,” jelasnya (27/2/2020).

Erna Kasypiah menegaskan, pihaknya nanti akan menelusuri adanya pelantikan tersebut, termasuk menanyakan langsung kepada yang melantik. Sebab, bisa saja mereka tidak salah dan juga mendapat izin dari menteri dalam negeri.

“Nanti akan kami telusuri terlebih dahulu dan meminta keterangan sejumlah pihak terkait,” pungkas Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah.

Most Popular

Pemkab Banjar Berikan Dukungan Agar Pilkada Aman Dari Covid-19

Pemkab Banjar dan semua stakeholder atau pemangku kepentingan memberikan dukungan (Support) agar pelaksanaan tahapan pilkada aman dari Covid-19, Jumat (18/9/2020). Seusai mengikuti rapat terbatas para...

Polres Banjar Dukung Penuh Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Di Semua Tahapan Pilkada

Polres Banjar Siap Memberikan Dukungan Penuh Kepada KPU dan Bawaslu Banjar Untuk Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Di Semua Tahapan Pilkada Kabupaten Banjar, Jumat (18/9/2020). Hal...

Pangeran Khairul Saleh Minta Tindak Pidana Kebakaran Gedung Kejagung Diusut Tuntas

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh minta polisi mengusut tuntas dugaan pidana pada terbakarnya Gedung Utama Kejaksaan Agung yang telah merugikan...

DPRD Banjar Sarankan PDAM Intan Banjar Gunakan Deposito Yang Mengendap di Bank

DPRD Banjar tolak penyertaan modal ke PDAM Intan Banjar dan sarankan gunakan deposito Rp 70 Miliar lebih yang diduga hanya mengendap di Bank Kalsel,...

Recent Comments

sulingan city on Video porno atau filem porno