Berbagai Insiden Terjadi di Taman CBS, DKISP Banjar Siapkan CCTV di Titik Rawan
KBK.NEWS, MARTAPURA – Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang semestinya menjadi ruang publik untuk bersantai dan berkumpul masyarakat, kembali diwarnai aksi kekerasan, Rabu (26/8/2026).
Belum lama ini, terjadi aksi pengeroyokan yang berujung pada penusukan. Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapat perawatan di rumah sakit karena mengalami luka tusuk.
Kejadian ini bukan yang pertama terjadi di kawasan tersebut. Sebelumnya, dua insiden pertikaian juga dilaporkan terjadi di lokasi yang sama. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, termasuk Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar.
Kepala DKISP Kabupaten Banjar, M Faisal, mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana pemasangan kamera pengawas atau CCTV, khususnya di sejumlah titik yang dinilai rawan.
“Rencananya secara sistematis kami akan memasang CCTV, khususnya di wilayah-wilayah krusial,” ujar M Faisal kepada KBK.News.
Menurutnya, kawasan sekitar Taman CBS hingga area dekat terminal menjadi salah satu perhatian. Terlebih, di sejumlah titik kawasan tersebut masih minim penerangan.
“Areanya di seputaran CBS, termasuk yang dekat terminal. Di sana juga masih kurang penerangan. Kemudian di area taman bermain anak, rencananya kami akan memasang empat CCTV,” jelasnya.
Faisal menyebut pemasangan CCTV tersebut merupakan bagian dari upaya kolaborasi sejumlah instansi untuk meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pengelola taman, yakni Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, terutama terkait kebutuhan aliran listrik untuk mendukung pemasangan CCTV.
“Saat ini kami sudah koordinasi dengan pengelola taman, mencari aliran listrik untuk CCTV. Tinggal menunggu waktunya saja lagi. Ini bagian dari koordinasi kami untuk menindaklanjuti adanya kejadian yang terjadi di Taman CBS,” katanya.
Selain itu, DKISP juga berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya agar persoalan keamanan di kawasan tersebut dapat ditangani secara bersama-sama.
“Untuk saat ini kami berkolaborasi dengan dinas terkait, artinya sama-sama bergerak merumuskan masalah CCTV ini,” ungkapnya.
Faisal berharap keberadaan CCTV nantinya tidak hanya mengawasi area taman, tetapi juga dapat membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun pelaku usaha di sekitar kawasan CBS.
Ia juga mendorong pertokoan di sekitar CBS untuk mengarahkan sebagian kamera CCTV milik mereka ke area luar toko, seperti parkiran dan lingkungan sekitar.
“Harapannya, di seputaran CBS dan pertokoan itu bisa mengarahkan sebagian CCTV ke arah luar toko, ke area parkiran. Jadi tidak hanya di dalam toko, tetapi juga bisa membantu keamanan toko mereka dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Pemkab Banjar berharap langkah tersebut dapat segera direalisasikan sebagai upaya pencegahan, mengingat kawasan Taman CBS merupakan salah satu ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat.
Faisal menegaskan, langkah antisipasi perlu dilakukan secepatnya agar tidak menunggu hingga kembali terjadi aksi kekerasan di lokasi yang sama.
