BREAKING NEWS ! Duel Maut di Gang Kita, Soetoyo S Geger, Video Viral Beredar Luas
KBK.News, BANJARMASIN – Perkelahian berdarah yang menewaskan satu orang dan menyebabkan satu lainnya terluka terjadi di Jalan Setoyo S, Gang Kita, RT 21, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selasa (30/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut mengakibatkan Busiri meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Ariyadi Rahman alias Ebo mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Usai kejadian, video perkelahian dan kondisi di lokasi beredar luas di berbagai grup WhatsApp serta media sosial, sehingga menarik perhatian masyarakat.
Salah seorang warga, Febri Ramadhan, mengaku mengetahui peristiwa itu setelah menerima informasi dari rekannya yang menyebut Ariyadi Rahman menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam.
Tanpa menunggu lama, Febri langsung menuju lokasi. Saat tiba, ia mendapati Busiri sudah tergeletak dan tidak bernyawa.
“Saat saya sampai, korban Busiri sudah tergeletak dan kondisinya meninggal dunia,” ujarnya.
Menurut Febri, Ariyadi Rahman telah lebih dahulu dievakuasi ke rumah sakit. Ia hanya sempat melihat korban mengalami luka pada bagian tangan.
“Yang saya lihat lukanya di tangan, kalau luka lainnya saya kurang tahu,” katanya.
Febri menegaskan dirinya tidak menyaksikan langsung perkelahian tersebut sehingga tidak mengetahui bagaimana awal kejadian maupun penyebab yang memicu insiden berdarah itu.
“Saya datang setelah semuanya terjadi, jadi tidak tahu pasti kronologinya maupun apa permasalahannya,” tuturnya.
Ia juga mengaku sempat berniat membantu proses evakuasi korban. Namun niat tersebut diurungkan setelah melihat seseorang yang diduga terlibat dalam peristiwa itu masih berada di sekitar lokasi sambil membawa senjata tajam.
“Saya sempat ingin membantu mengangkat korban, tetapi terduga pelaku malah mengejar saya sambil membawa pisau,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut masing-masing bernama Agus dan Iwan, yang diketahui merupakan warga setempat.
Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi, penyebab, serta motif di balik perkelahian yang menewaskan satu orang tersebut.
