KBK News, BANJARBARU — Dunia jurnalistik dan keterbukaan informasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Berangkat dari prinsip tersebut,Muhammad Hasby Suhaily, M.Med Kom, seorang jurnalis senior Kalimantan Selatan, kini bersiap memperluas daya pengabdiannya setelah terpilih sebagai calon Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Selatan dari perwakilan unsur pemerintah.

Langkah strategis ini diambil sebagai implementasi nyata dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Berdasarkan aturan hukum tersebut, keanggotaan Komisi Informasi di tingkat daerah wajib diisi secara berimbang oleh unsur masyarakat dan unsur pemerintah.

Keterpilihan pria yang akrab disapa Hasby ini  menjadi jawaban konkret atas evaluasi minimnya representasi unsur pemerintah di tubuh komisi saat ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhamad Muslim, S.Pd., M.Kes membenarkan urgensi pengisian formasi tersebut saat dikonfirmasi .”Karena posisi dari unsur pemerintah masih minim, pemenuhan porsi ini harus dilakukan sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2008,” terang Muhamad Muslim KI Kalsel, Selasa (18/82026) via ponsel.

Menjaring figur yang tepat untuk posisi sensitif ini tentu bukan perkara mudah.

Dinas Kominfo bersama Biro Hukum Setda Provinsi Kalsel harus melakukan proses seleksi internal yang ketat.

Dari meja penyaringan, nama Muhammad Hasby Suhaily M.Med Kom mencuat sebagai figur terbaik karena dinilai memiliki pemahaman yang matang mengenai tata kelola informasi publik, regulasi daerah, serta kebutuhan masyarakat akan transparansi.

Rekam jejaknya pun diuji kembali di tingkat legislatif melalui Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Setelah mengantongi persetujuan penuh dari para wakil rakyat di Komisi I, nama pimpinan perusahaan media ini diteruskan ke meja Gubernur Kalimantan Selatan untuk disahkan secara reguler melalui jajaran administrasi negara menjelang pelantikan resminya.

Melihat ke belakang, reputasi Hasby Suhaily di dunia komunikasi memang dibentuk oleh pengalaman lapangan yang sangat kaya.

Ia mengawali dedikasinya sebagai kontributor di Radio Elshinta, sebuah barometer radio berita nasional.

Ketajaman naluri beritanya kemudian membawa Hasby menjadi jurnalis di Banjarmasin Post, media cetak dan online terbesar di Kalimantan yang berada di bawah naungan gurita bisnis Kompas Gramedia (KG).

Tidak berhenti sebagai jurnalis lapangan, kemampuan manajerialnya yang andal membawa Hasby naik kelas ke dunia industri media.

Saat ini, ia sukses menakhodai media online Warta Banjar sebagai Pimpinan Perusahaan, membawanya tumbuh menjadi salah satu media siber lokal dengan progres kemajuan paling pesat dan tepercaya di Banua.

Pengalaman komprehensif Hasby—mulai dari mencari berita di lapangan, mengelola dapur redaksi, hingga memimpin perusahaan media—menjadi modal integritas yang luar biasa.

Kehadiran Hasby Suhaily di jajaran komisioner diharapkan mampu membawa energi baru yang profesional, menjembatani birokrasi dengan masyarakat, serta mewujudkan iklim keterbukaan informasi yang sehat di seluruh lingkungan Badan Publik Kalimantan Selatan begitu dirinya resmi dilantik nanti.

Dihubungi via ponsel, Hasby membenarkan terpilih nya dia menjadi Komisioner Kalsel dari unsur pemerintah” Iya sudah menerima SK , dan siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya” singkat pria low profile yang dikenal gaul ini.