KBK.News, MARTAPURA – Pemerintah Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, resmi memulai pembangunan Koperasi Merah Putih sejak 24 Januari 2026. Proyek ini ditandai dengan pembersihan lahan dan kini telah memasuki tahap pemasangan fondasi, Senin (26/1/2026).

Kepala Desa Penggalaman, Nur Ipansyah, memastikan seluruh persiapan administratif hingga legalitas lahan telah rampung sebelum pembangunan dimulai.

“Pembangunan Koperasi Merah Putih ini dimulai tanggal 24 Januari 2026. Awalnya pembersihan lahan, sekarang sudah masuk pemasangan fondasi. Alhamdulillah, semua tahapan hibah tanah dan perlengkapannya sudah kami siapkan,” ujar Nur Ipansyah.

Ia menjelaskan, lahan yang digunakan merupakan bekas milik koperasi lama yang sudah lama tidak berfungsi. Pemerintah desa kemudian membeli lahan tersebut pada tahun 2023 dengan nilai Rp260 juta.

“Status lahannya memang dulunya milik koperasi, tapi sudah mati. Desa membeli tanah itu pada tahun 2023 sebesar 260 juta rupiah, dan sekarang kita manfaatkan kembali untuk koperasi yang baru dan aktif,” jelasnya.

Untuk estimasi pengerjaan, pihak pelaksana proyek menargetkan pembangunan rampung dalam waktu tiga bulan.

“Kalau estimasi dari pemborong, kurang lebih tiga bulan sudah harus selesai,” katanya.

Nur Ipansyah menegaskan, Koperasi Merah Putih Desa Penggalaman akan dikembangkan sesuai arahan pemerintah pusat, dengan konsep gerai terpadu yang menyasar kebutuhan masyarakat desa, khususnya sektor pertanian.

BACA JUGA :  Kesiapan Pilkades Serentak 2022 Di Martapura Barat

“Sesuai anjuran dari pusat, koperasi ini akan memiliki gerai apotek, sembako, pertanian, simpan pinjam, dan lainnya. Karena Desa Penggalaman ini desa pertanian, kami fokus menguatkan sektor pertanian,” ungkapnya.

Ia menyebut koperasi nantinya akan membeli hasil panen petani, mengelolanya, hingga menyalurkannya ke pasar yang lebih luas, termasuk kemungkinan langsung ke Bulog.

“Hasil panen petani nanti dibeli koperasi, dikelola, lalu dijual. Harapannya bisa langsung ke Bulog, sehingga pertanian kita lebih mudah dan petani tidak dirugikan,” tambahnya.

Selain menampung hasil panen, koperasi juga akan menyediakan berbagai kebutuhan pertanian secara lengkap.

“Alat-alat pertanian, obat-obatan, pupuk, semprot, bibit, semuanya kami siapkan. Jadi paket lengkap untuk petani,” jelas Nur Ipansyah.

Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak.

“Koperasi ini akan membantu menyalurkan hasil panen, baik ikan, padi, sayur-sayuran, agar tidak sewenang-wenang tengkulak masuk ke desa kami. Insya Allah semua dikelola koperasi,” tegasnya.

Nur Ipansyah juga menyebut, Koperasi Merah Putih Desa Penggalaman menjadi yang pertama di Kecamatan Martapura Barat, bahkan termasuk yang pertama di tiga kecamatan di Kabupaten Banjar.

“Ini yang pertama di Kecamatan Martapura Barat, bahkan sampai Sungai Tabuk dan Martapura Timur. Dari beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar, kami termasuk yang pertama,” pungkasnya.