Dispar Kalsel Genjot Promosi Wisata Lewat AI, Gelar Workshop Content Creator Naik Kelas
KBK.NEWS, BATULICIN — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Dispar Kalsel) terus berinovasi dalam menggenjot sektor pariwisata daerah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengoptimalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) guna memperkuat kualitas promosi digital.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Penguatan Promosi Pariwisata bertajuk “Content Creator Naik Kelas” yang diselenggarakan di salah satu hotel di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Promosi Pariwisata yang Kreatif, Inovatif, dan Berdampak”. Tujuannya jelas: membekali para kreator konten lokal dengan keterampilan mutakhir agar materi promosi digital pariwisata Kalsel semakin kreatif, informatif, dan berdaya saing global.
Peran Strategis Konten Digital dan AI bagi Pariwisata Kalsel
Acara yang diinisiasi oleh Bidang Pemasaran Dispar Kalsel ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk para kepala dinas pariwisata dari Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Kotabaru. Hadir pula narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan.
Kepala Dispar Kalsel, H. Iwan Fitriady, melalui Kepala Bidang Pemasaran, Ahmadin, menegaskan bahwa media sosial kini memegang peran vital dalam memperkenalkan potensi wisata daerah kepada khalayak luas. Di tengah disrupsi teknologi digital, konten tidak lagi sekadar media hiburan, melainkan garda terdepan dalam membentuk citra destinasi.
“Di era serba digital saat ini, konten digital tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, melainkan telah menjadi wajah dan citra bagi pariwisata daerah,” ujar Ahmadin.
Kuasai ChatGPT hingga Canva untuk Promosi Wisata
Melalui workshop ini, para peserta diberikan pelatihan praktis mengenai cara memadukan kreativitas manusia dengan kecanggihan teknologi. Sejumlah perangkat digital andalan diperkenalkan secara mendalam, seperti ChatGPT, Canva, dan Google Flow, sebagai instrumen pendukung produksi konten.
Pemanfaatan perangkat-perangkat tersebut diharapkan mampu membantu kreator lokal beradaptasi dengan tren pemasaran digital masa kini. Dengan begitu, narasi promosi yang disajikan kepada calon wisatawan menjadi jauh lebih segar, interaktif, dan tepat sasaran.
Pihaknya optimis, kehadiran kreator konten yang melek teknologi AI akan memberikan dampak masif terhadap eksposur destinasi wisata unggulan di Kalimantan Selatan.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan citra dan daya saing sektor pariwisata daerah dapat meningkat melalui kualitas promosi digital yang semakin mumpuni,” pungkas Ahmadin.
