
Waspada Chas Hape di tempat umum)
KBK.News, JAKARTA – Mengisi daya atau ngecas ponsel di tempat umum dapat menjadi awal dari masalah besar. Peringatan ini disampaikan oleh FBI melalui akun media sosial X milik FBI Denver.
Dalam unggahannya, FBI Denver mengingatkan agar masyarakat tidak mengisi daya ponsel di fasilitas pengisian umum yang tersedia di bandara, hotel, atau pusat perbelanjaan. FBI menyarankan agar pengguna membawa charger dan kabel USB pribadi serta menggunakan stopkontak listrik langsung.”Hindari penggunaan stasiun pengisian daya gratis di bandara, hotel, atau pusat perbelanjaan. Pelaku kejahatan dapat menyusupkan malware dan perangkat lunak pemantau perangkat menggunakan port USB publik,” tulis FBI Denver dalam unggahan yang dikutip Sabtu (29/3/2025).
FBI juga mengimbau agar pengguna selalu membawa pengisi daya pribadi dan menghindari menggunakan port USB publik.
Peringatan ini terkait dengan modus kejahatan yang dikenal sebagai juice jacking. Menurut Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC), juice jacking terjadi saat penjahat memasang malware di perangkat elektronik melalui port USB publik di stasiun pengisian daya umum.
Malware yang terpasang dapat mengunci perangkat, mencuri data pribadi, dan kata sandi pengguna, yang kemudian dapat disalahgunakan atau dijual kepada pelaku kejahatan lain.
Tips Menghindari Juice Jacking
Berikut kiat yang disarankan FCC untuk mencegah juice jacking:
Gunakan stopkontak AC secara langsung saat mengisi daya perangkat.
Bawa charger, pengisi daya mobil, dan kabel USB pribadi saat bepergian.
Gunakan baterai eksternal atau kabel pengisian khusus yang mencegah pengiriman data.
Jika perangkat terhubung ke port USB publik dan muncul opsi “share data” atau “trust this computer”, pilih “charge only”.
Selain melalui port USB publik, FCC juga memperingatkan bahaya penyebaran malware melalui jaringan Wi-Fi publik.
Penulis* / Editor : Iyus