Jalan Lintas Pulau Laut Mulai Dikebut, Akses Baru Warga Segera Terbuka
KBK.News, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan terus mempercepat pembangunan Jalan Lintas Pulau Laut sebagai proyek strategis yang digadang-gadang menjadi tulang punggung konektivitas kawasan pesisir dan kepulauan di Kalimantan Selatan. Infrastruktur ini diharapkan memperlancar arus logistik, membuka peluang investasi, serta memperkuat pertumbuhan kawasan industri dan UMKM.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi, menjelaskan proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Balai Jalan Nasional melalui dukungan program Inpres Jalan Daerah yang bersumber dari APBN.
“Paket pekerjaan ini kita kerjakan bersama. Sinergi pusat dan daerah penting agar pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Robby, Senin (23/2/2026).
Pada 2026, pekerjaan difokuskan pada pembentukan badan jalan melalui metode cut and fill. Tahap ini menjadi fondasi sebelum masuk ke proses perkerasan hingga pengaspalan lapis atas.
Salah satu paket yang sudah berkontrak berada di kawasan Semisir sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 14 meter. Ruas tersebut diproyeksikan menjadi akses strategis menuju Jembatan Pulau Laut sekaligus mendukung distribusi logistik menuju Gerbang Logistik IKN.
Total panjang Jalan Lintas Pulau Laut dirancang sekitar 42 kilometer. Hingga kini, sekitar 6,4 kilometer telah terbangun melalui pendanaan APBN, sementara pemerintah provinsi menargetkan hampir 6 kilometer tambahan rampung tahun ini.
Ruas jalan ini nantinya menghubungkan rencana Pelabuhan Mekar Putih hingga pusat Kotabaru dan terintegrasi dengan jaringan menuju Kabupaten Tanah Bumbu. Jika seluruh koridor selesai, akses baru antarwilayah diyakini akan terbuka signifikan.
Pemerintah provinsi optimistis percepatan proyek ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, memangkas waktu tempuh distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir secara berkelanjutan.
Dengan progres yang terus berjalan, Jalan Lintas Pulau Laut diproyeksikan menjadi jalur vital baru yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat. (MC Kalsel)
