KBK.News, MARTAPURA – Pemerintah Desa Tajau Landung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, mengimbau masyarakat pengguna jalan R2, R3, R4 dan R6 agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah tersebut, Kamis (27/8/2026).

Imbauan itu disampaikan menyusul kondisi badan jalan di RT 001 Desa Tajau Landung yang mengalami keretakan cukup parah. Sebagian badan jalan dilaporkan turun, runtuh hingga terbelah, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan tersebut diduga terjadi akibat penggerusan air dan longsor di sisi sungai, ditambah beban kendaraan yang melintas. Kondisi jalan yang terus mengalami keretakan dikhawatirkan dapat semakin parah apabila tidak segera mendapatkan penanganan.

Pambakal Tajau Landung, H. Pahrurraji, mengatakan pihaknya meminta masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk berhati-hati ketika melewati titik jalan yang mengalami kerusakan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan R2, R3, R4 dan R6 agar berhati-hati melintas di titik tersebut karena kondisi jalan sudah sangat retak dan mengakibatkan longsor,” ujar H. Pahrurraji.

BACA JUGA :  Karhutla Mengancam Sungai Tabuk, Warga Diminta Tak Sembarangan Gunakan Api

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Pasalnya, akses tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan wilayah menuju Kabupaten Barito Kuala (Batola) maupun kawasan Hulu Sungai.

“Kami memohon kepada pihak terkait agar dapat menindaklanjuti kerusakan struktur jalan di Tajau Landung RT 001 ini. Jalan ini sangat vital untuk akses masyarakat menuju Batola dan Hulu Sungai,” katanya.

Pemerintah desa berharap adanya langkah penanganan secepatnya, sebelum kerusakan semakin meluas dan mengganggu mobilitas masyarakat.

Untuk sementara, masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diminta tidak memacu kendaraan dan lebih memperhatikan kondisi badan jalan, terutama saat berada di titik yang mengalami retakan dan longsor.