Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Pencemaran Nama Baik Dari Pelapor Misterius
KBK, JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya terkait laporan orang misterius atas dugaan pencemaran nama baik
Dalam pemeriksaan yang berlangsung sejak Selasa (29/9/2026) pagi hingga sore tersebut, Budi diberondong sekitar 50 pertanyaan oleh penyidik.
Kehadiran Budi kali ini merupakan penjadwalan ulang dari pemanggilan sebelumnya. Ia menegaskan langkah ini adalah bentuk kepatuhan KPK terhadap proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.
”Kami hadir di sini sebagai bentuk kepatuhan dalam proses hukum, dan membuktikan bahwa proses penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK juga taat asas,” ujar Budi usai pemeriksaan.
Dicecar Puluhan Pertanyaan, Identitas Pelapor Dirahasiakan
Meski dicecar puluhan pertanyaan seharian, Budi menyebut suasana pemeriksaan berlangsung kondusif. Namun, ia enggan membeberkan materi pemeriksaan karena hal tersebut merupakan kewenangan penyidik Polda Metro Jaya.
Terkait sosok yang mempolisikannya, Budi mengaku sama sekali tidak mengenal pelapor secara personal dan belum pernah melakukan mediasi apa pun. Menurutnya, identitas pelapor saat ini masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian.
Ia menegaskan, seluruh pernyataan yang ia keluarkan selama bertugas sebagai Juru Bicara KPK murni didasarkan pada fakta hukum, bukan opini pribadi.
”Apa yang kami sampaikan murni profesionalitas dari rangkaian proses hukum di KPK. Semuanya berbasis pada fakta dan kebenaran. Nothing personal,” tegasnya.
Ancaman bagi Transparansi Penegakan Hukum
Lebih lanjut, Budi menyayangkan adanya pelaporan ini. Menurutnya, mempermasalahkan pernyataan resmi yang dikeluarkan institusi penegak hukum berpotensi menjadi preseden buruk bagi iklim transparansi di Indonesia.
”Menyoal transparansi artinya bertentangan dengan semangat reformasi. Jangan sampai ini menjadi preseden buruk bagi bangsa kita dan penegakan hukum di Indonesia,” kata Budi.
Di akhir keterangannya, Budi memastikan bahwa proses hukum yang tengah dihadapinya ini tidak akan mengganggu komitmen KPK. Ia juga mengajak masyarakat dan jurnalis untuk terus mengawal agenda pemberantasan korupsi secara transparan dan akuntabel.
