KBK.NEWS MARTAPURA – Sayap perempuan Gerindra, Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Banjar, Pindo Hanastiti, S.H., mengambil peran garda terdepan dalam memastikan bantuan makanan tambahan bagi balita tersalurkan secara akurat. Melalui pengawalan ketat di lapangan, PIRA menyalurkan bantuan nutrisi dari Kementerian Kesehatan RI yang merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI, Ibu Hj. Mariana.

Fokus Utama: Distribusi Tepat Sasaran

​Ketua PIRA Kabupaten Banjar, Ibu Pindo Hanastiti, S.H., menegaskan bahwa prioritas utama organisasi dalam program ini adalah validasi penerima manfaat. PIRA berkomitmen agar intervensi gizi ini tidak sekadar terbagi, namun benar-benar mendarat di tangan keluarga yang membutuhkan hingga ke pelosok desa.

​”Kami hadir bukan sekadar membagikan, tapi memastikan bantuan nutrisi ini menyentuh keluarga yang tepat. PIRA mengawal setiap tahap distribusi agar anak-anak di Kabupaten Banjar mendapatkan hak sehatnya demi masa depan yang lebih cerah,” tegas Pindo.

BACA JUGA :  Ketua PC PIRA Banjar Pindo Hanastiti Pantau Langsung Kondisi Nenek Hidayah

 

Sinergi Memutus Rantai Stunting

​Program ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka prevalensi stunting di “Bumi Barakat”. Ibu Hj. Mariana selaku pemberi aspirasi menjelaskan bahwa sinergi dengan PIRA merupakan kunci efektivitas program di tingkat akar rumput.

  • ​Standar Medis: Bantuan yang disalurkan merupakan nutrisi standar Kementerian Kesehatan.
  • ​Aksi Nyata: Membantu ibu rumah tangga dalam menjamin kecukupan gizi balita.
  • ​Target: Memutus mata rantai stunting melalui intervensi gizi langsung.

​”Melalui jalur Kemenkes, kami membawa bantuan gizi ini untuk dibagikan oleh rekan-rekan PIRA. Ini adalah langkah konkret kami untuk membantu para ibu di daerah,” ujar Hj. Mariana.

​Dengan pengawalan intensif dari PIRA Kabupaten Banjar, diharapkan kualitas kesehatan generasi muda di wilayah tersebut meningkat secara signifikan dan target penurunan stunting dapat tercapai lebih cepat.