KBK.News, BANJARMASIN– Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Gang Pelangi Ujung RT 19 RW 02, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 08.00 WITA. Sedikitnya empat bangunan hangus terbakar, termasuk sebuah rumah yang digunakan sebagai usaha percetakan.

Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah milik Khair yang difungsikan sebagai percetakan.

Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan diduga bermula dari sekitar tiang kabel listrik sebelum menjalar ke bagian loteng rumah.

Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu ulin itu membuat api dengan cepat melahap seluruh rumah.

Kobaran kemudian merembet ke rumah yang dihuni adik korban, Saleh, dan ibunya, Adawiyah, yang berada dalam satu bangunan namun dipisahkan menjadi dua bagian.

Api juga menjalar ke sebuah rumah bedakan empat pintu yang berada di sebelah lokasi kejadian. Hingga berita ini ditulis, identitas para penghuni maupun pemilik bedakan belum diketahui.

Ketua RT 19, M Husni, mengatakan pihaknya tidak memiliki data penghuni maupun pemilik rumah bedakan tersebut karena tidak pernah melapor kepada pengurus lingkungan.

BACA JUGA :  Rumah Kosong di Purna Sakti Mengeluarkan Asap, Diduga Korsleting Listrik

“Saya tidak mengetahui siapa penghuni maupun pemilik bedakan itu karena selama ini tidak pernah melapor atau menyerahkan identitas kepada RT,” ujarnya.

Sementara itu, seorang saksi mata, Fitria, mengaku sedang beristirahat ketika dibangunkan istrinya yang melihat api mulai membakar atap rumah percetakan milik Khair.

“Api terlihat dari bagian atap lalu cepat membesar hingga ke loteng. Saya sempat ingin menyiram menggunakan ember, tetapi api sudah terlalu tinggi,” katanya.

Menurutnya, sang istri langsung menyelamatkan sepeda motor serta sejumlah barang berharga dan barang elektronik dari dalam rumah.

Fitria bersyukur rumahnya tidak ikut terbakar karena terhalang dinding beton bangunan milik Khair.

Ia juga mengapresiasi respons cepat relawan pemadam kebakaran yang segera berdatangan ke lokasi.

Proses pemadaman terbantu dengan kondisi air sungai yang sedang pasang, meski akses menuju lokasi sempat terkendala karena gang yang sempit sehingga mobil pemadam tidak bisa masuk hingga titik kebakaran.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.