KBK.News, MARTAPURA – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan A Yani KM 14, Gang Swarga RT 010 RW 003, Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (10/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 7 rumah, dengan rincian empat rumah mengalami rusak berat dan tiga lainnya rusak sedang. Sebanyak 7 kepala keluarga (KK) atau 19 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 21.59 WITA melalui grup WhatsApp relawan.

Petugas Sektor Gambut kemudian langsung dikerahkan menuju lokasi. Hanya berselang sekitar enam menit, petugas sudah tiba dan melakukan upaya pemadaman.

“Begitu laporan kami terima, petugas langsung bergerak ke lokasi. Sesampainya di sana, dilakukan pemadaman dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman,” ujar Agus.

Dalam penanganan tersebut, petugas Sektor Gambut mengerahkan satu unit fire truck yang diperkuat satu unit suplai 106 serta peralatan pendukung lainnya. Petugas juga mendapat dukungan dari pemadam kebakaran relawan swasta di lapangan.

Agus menyebut, berkat respons cepat petugas dan kerja sama dengan para relawan, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet lebih luas ke bangunan di sekitar lokasi.

BACA JUGA :  Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Jalan PM Noor Banjarmasin Terbakar, Akses Damkar sempat Dibatasi

“Alhamdulillah, berkat kesiapsiagaan petugas dan kerja sama yang baik dengan pemadam relawan swasta, api dapat dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan sekitar,” katanya.

Berdasarkan pendataan sementara, empat rumah yang mengalami rusak berat masing-masing dihuni Syarifudin dengan dua jiwa, Fajri tiga jiwa, Suriadi tiga jiwa, dan Uwa Jamhari tiga jiwa.

Sementara tiga rumah lainnya yang mengalami rusak sedang dihuni Bu Le dua jiwa, Adi (Ahyat) tiga jiwa, serta Husin tiga jiwa.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara nilai kerugian materiel masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.

Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 00.36 WITA. Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, petugas kemudian memastikan kondisi di lokasi aman.

Agus mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi kebakaran permukiman di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan apabila melihat adanya potensi maupun kejadian kebakaran, sehingga petugas bisa secepatnya melakukan penanganan,” pungkasnya