Kelompok Masyarakat di Kalsel Tolak Tegas Narasi Provokatif Kalsel Lumpuh Akibat Karhutla
KBK.NEWS, BANJARBARU — Berbagai kelompok masyarakat dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel bersama Polda Kalsel, menolak narasi provokatif yang menyatakan Kalsel lumpuh akibat dampak karhutla disertai kabut asap.
Pertemuan berbagai kelompok masyarakat seperti para tokoh masyarakat dan kelompok peduli Kamtibmas yang digelar di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam pernyataan sikap bersama menyatakan, bahwa narasi Kalsel lumpuh akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) adalah tidak benar, Rabu (21/10/2026). Karena itu mereka dengan tegas menyatakan, bahwa pernyataan Kalsel lumpuh adalah tidak benar dan tidak bertanggung jawab.
Menurut mereka narasi yang menyebutkan Kalsel lumpuh adalah sebuah tindakan provokatif dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Karena itu mereka menegaskan pernyataan itu tidak benar dan saat ini aktivitas masyarakat masih berjalan serta situasi aman dan kondusif.
Menurut mereka Kalsel memang betul sangat terdampak akibat dari parahnya Karhutla yang disertai kabut asap, tetapi hal itu tidak mengakibatkan Kalsel lumpuh. Narasi provokatif yang menyebutkan Kalsel lumpuh adalah provokatif dan juga sebuah pernyataan yang tidak bertanggung jawab.

“Kami dari Kamtibmas Kabupaten Banjar menyampaikan kepada masyarakat, mari kita jaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai dan kondusif. Jangan terprovokasi narasi Kalsel lumpuh,” jelas juru bicara Kamtibmas Kabupaten Banjar seperti dikutip dari video Instagram @humas_poldakalsel_official.
Hal senada juga disampaikan Kamtibmas Kabupaten Tapin, Tabalong, Kelompok Da’i dan Da’iyah Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin dan yang lainnya dengan tegas menolak narasi, bahwa Kalsel lumpuh.
Video Pernyataan Kelompok Masyarakat Selengkapnya klik disini
Kegiatan yang digelar humas Polda Kalsel untuk mendiskusikan berbagai masalah untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif ini berjalan lancar.
