KBK.News, GAMBUT – Ketua Komunitas Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan, H. Akhmat Husaini SH MA, menegaskan bahwa KAKI Kalsel yang dipimpinnya merupakan satu-satunya organisasi KAKI di Kalimantan Selatan yang memiliki kepengurusan, kantor, serta aktivitas organisasi yang jelas.

Pria yang akrab disapa H. Usai itu menyampaikan penegasan tersebut menyusul banyaknya telepon yang diterimanya dari sejumlah pejabat maupun kepala dinas di Kalimantan Selatan yang menanyakan keberadaan organisasi yang mengatasnamakan atau dikaitkan dengan KAKI.

“Saya perlu meluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman. KAKI Kalsel hanya satu, yakni yang saya pimpin. Kami memiliki kantor, kepengurusan, dan kegiatan yang jelas,” tegas H. Usai, Jumat (3/7/2026) malam.

Aktivis antikorupsi yang selama ini dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat hingga ke Kejaksaan Agung RI, Mabes Polri, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI itu mengatakan, KAKI Kalsel selama ini konsisten bergerak dalam pengawasan terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.

BACA JUGA :  Aktivis Datangi Lokasi Tambang Batu Bara Diduga Ilegal Dan Minta Polda Kalsel Menindak Tegas

Menurutnya, berbagai kegiatan organisasi, mulai dari penyampaian aspirasi, audiensi hingga pelaporan, dilakukan secara terbuka dan dapat diketahui masyarakat. Aktivitas tersebut juga terdokumentasi melalui berbagai pemberitaan media.

Karena itu, H. Usai berharap masyarakat maupun instansi pemerintah tidak keliru apabila ada pihak lain yang mengaku memiliki hubungan atau mengatasnamakan KAKI.

“Kami tidak bermaksud menyinggung organisasi mana pun. Namun apabila ada pihak yang mengaitkan dirinya dengan KAKI, saya tegaskan bahwa tidak ada hubungan organisasi dengan KAKI Kalsel yang saya pimpin,” ujarnya.

Ia berharap penegasan tersebut dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat maupun para pemangku kepentingan sehingga tidak terjadi kesalahpahaman mengenai identitas organisasi.