Ketua RT 22 Kelurahan Keraton, Martapura membenarkan ada pembagian bakul di wilayahnya tepatnya di Aula UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Martapura, Rabu (7/4/2021).

Beredarnya video dan foto pembagian bakul berisi sembako di Aula UPT Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Kecamatan Martapura mendapat perhatian Bawaslu Kabupaten Banjar.

Komisioner Bawaslu Banjar, Hairul Falah mengatakan, pihaknya turun ke lapangan untuk mencari dan menelusuri pembagian bakul yang bertuliskan Paman Bakul. Pihaknya juga meminta keterangan dari sejumlah pejabat di Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terkait pembagian bakul di wilayah fasilitas Pemkab Banjar tersebut.

Bawaslu Banjar investigasi Pembagian Bakul Purun Di UPT Pendidikan Martapura
Bawaslu Banjar investigasi Pembagian Bakul Purun Di UPT Pendidikan Martapura

Bawaslu Banjar, kata Hairul Falah, meminta keterangan kepada Eddy Rahman, Kasubag Umum dan Kepegawaian, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

“Info yg disampaikan beliau (Eddy Rahman), bahwa Hari Senin, 5 April 2021, ada kegiatan sosialisasi program Gitaku Manis di Aula Disdik Banjar. Acara ini mengundang 14 Korwil Bidang Pendidikan, termasuk Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Martapura bernama Hj Herawati.

“Dijelaskannya juga tidak ada pembagian bakul di tempat Aula Disdik Banjar. Tetapi, beliau juga mendapatkan informasi ada pembagian bakul di Korwil Pendidikan Kecamatan Martapura di Kelurahan Keraton,” jelasnya, Rabu (7/4/2021).

Pada saat meninjau Korwil Pendidikan (UPT), ungkap Hairul Falah, pihaknya melihat pintu Kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Martapura dalam keadaan terkunci dan tidak ada orang di kantor. Namun, setelah berputar ke belakang kantor ini, pihaknya bertemu dengan Ketua RT 22, Kelurahan Keraton, Neni Triyani.

“Kepada Ibu Ketua RT ini kami menanyakan apakah beliau mengetahui tentang pembagian bakul tersebut. Ibu RT mengatakan ia mengetahui dan menyampaikan ada 100 bakul bertuliskan Bakul Paman yang dibagikan,” ungkapnya.

Ketua RT ini, jelas Hairul Falah, mengaku tidak mengetahui, bahwa ada pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel di Martapura.

“Karena Ketua RT ini mengaku tidak tahu ada PSU Pilgub Kalsel di Kecamatan Martapura, maka kami juga menjelaskan PSU dan larangan politik uang dan lainnya,” tegas Hairul Falah. 

Pada bagian akhir, beber Komisioner Bawaslu Banjar Divisi Pengawasan ini menyatakan, pihaknya menyampaikan himbauan kepada ASN. Himbauan itu agar ASN lingkup Diknas Kabupaten Banjar untuk menjaga netralitas pada PSU Pilgub Kalsel.

Hal lain juga pihaknya sedang menelusuri adanya laporan, bahwa yang membukakan Aula UPT Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Kecamatan Martapura. 

“Melalui Pak Eddy Rahman kami menyampaikan agar ASN tetap menjaga netralitas di PSU Pilgub Kalsel,” pungkas Hairul Falah.

 

Marhaban Ya Ramadan 1442 H