Komisi I DPRD Banjar Rekomendasikan Inspektorat Periksa Proyek RTH CBS Martapura
KBK.News, MARTAPURA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Sunardi, melontarkan kritik terhadap pekerjaan proyek Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang dinilainya mengecewakan dan memprihatinkan, Sabtu (7/2/2026).
Hal tersebut disampaikan Sunardi saat rapat gabungan DPRD bersama sejumlah instansi terkait, di mana ia secara khusus menyoroti proses pengadaan hingga pelaksanaan proyek RTH CBS.
“Dalam proses pengadaan, saya fokus ke RTH CBS. Saya ingin tahu, apakah nilai proyek ini di bawah pagu yang ada? Sistem pengadaannya seperti apa? Konsultan pengawasnya bagaimana? Dan bagaimana proses pelaksanaan pekerjaannya?” ujar Sunardi.

Menurutnya, hasil pekerjaan di lapangan menunjukkan proyek tersebut kurang maksimal dan tidak mencerminkan perencanaan arsitektural yang baik, terutama pada penanganan rumput, drainase, dan struktur bangunan.
“Saya baru saja ke lokasi. Untuk RTH ini sepertinya tidak ada kesan arsiteknya, terutama dalam penanganan rumput dan drainasenya. Strukturnya juga patut dipertanyakan,” tegasnya.
Sunardi juga menyoroti penerangan taman yang dinilai masih kurang optimal, serta lemahnya peran konsultan pengawas dalam mengawal kualitas pekerjaan proyek.
“Menurut saya, konsultan pengawas tidak berperan sebagaimana mestinya. Cukup lihat saja hasil pekerjaannya,” ucapnya.
Ia menambahkan, proyek yang bersumber dari APBD murni dengan anggaran besar seharusnya segera dipagukan dan dilelangkan sejak awal tahun agar perencanaannya lebih matang dan pelaksanaannya maksimal.
Dalam masa pemeliharaan proyek saat ini, Sunardi menekankan sejumlah persoalan yang harus segera diperbaiki, mulai dari drainase, kabel, tanaman rumput, hingga penerangan.
Selain itu, ia juga meminta Satpol PP untuk turun langsung menjaga kawasan taman agar aset daerah tersebut tidak rusak selama masa pemeliharaan.
“Ini taman kita bersama, aset daerah yang harus dijaga,” katanya.
Lebih jauh, Komisi I DPRD Kabupaten Banjar secara resmi merekomendasikan Inspektorat untuk turun ke lapangan guna memeriksa dan menghitung kualitas serta kuantitas pekerjaan proyek RTH CBS.
“Kami merekomendasikan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan langsung. Mari sama-sama kita cek kualitas dan kuantitas pekerjaan yang ada,” pungkas Sunardi.
