Kursi Kosong Golkar di DPRD Banjar: Guru Shodiq Belum Pasti Calon PAW, KPU Belum Terima Surat Resmi
MARTAPURA, KBK.NEWS – Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi kursi kosong di Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Banjar pasca wafatnya Sahtam mulai mengerucut. Meski nama Guru Muhammad Shodiq Wa’die mencuat sebagai calon kuat Pengganti Antar Waktu (PAW), hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar mengaku belum menerima pemberitahuan resmi, Kamis (29/10/2026).
Kekosongan kursi ini terjadi setelah Sahtam meninggal dunia akibat penyakit jantung di Rumah Sakit Islam Sultan Agung pada awal Oktober 2025 lalu. Sebagai partai pemilik kursi, DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar menyatakan bahwa proses penentuan pengganti masih terus berjalan.
Proses Verifikasi Internal Golkar
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, Chairil Anwar, menjelaskan bahwa mekanisme PAW tidak bisa dilakukan secara instan. Selain karena regulasi yang ketat, adanya perubahan struktur kepengurusan di internal DPD Partai Golkar juga menjadi faktor proses ini memerlukan waktu lebih.
”Proses mulai dari verifikasi hingga uji kelayakan terhadap calon PAW masih berjalan. Semuanya akan kita laksanakan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Chairil saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (28/1/2026).
KPU Banjar Bersifat Pasif
Di sisi lain, Ketua KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib (yang akrab disapa Azis), menegaskan bahwa pihaknya belum menerima dokumen apapun terkait proses PAW ini.
”Sesuai mekanisme, partai biasanya menyampaikan surat terlebih dahulu ke pimpinan DPRD, baru kemudian diteruskan ke KPU. Kami di KPU sifatnya pasif menunggu surat masuk tersebut,” jelas Azis, Kamis (29/1/2026).
Data Perolehan Suara dan Profil Calon
Berdasarkan data perolehan suara sah pada Pemilu legislatif lalu, Muhammad Shodiq Wa’die menempati peringkat ketiga dalam daftar suara sah calon dari Partai Golkar. Dengan meninggalnya Sahtam (peringkat 2), maka secara konstitusi, Shodiq merupakan sosok yang paling berpeluang besar untuk dilantik.
Tabel Data Perolehan Suara Partai Golkar:
Analisis Data: Berdasarkan dokumen di atas, Muhammad Shodiq Wa’die (Nomor Urut 10) meraih 865 suara dan berada di Peringkat 3. Karena peringkat 2 (Sahtam) berhalangan tetap, maka posisi tersebut secara otomatis jatuh ke peringkat suara sah berikutnya.
Muhammad Shodiq Wa’die sendiri bukan sosok sembarangan di Martapura. Beliau adalah putra dari KH Abdul Hakim dan cucu dari ulama besar KH Abdul Qadir (Mantan Ketua Rais Am NU Kalsel), salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama di Kalimantan Selatan.
Dinamika Internal Partai
Perlu diketahui, saat ini nakhoda DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar telah beralih dari H. Rusli kepada H. Agus Maulana, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Banjar.
Golkar merupakan kekuatan besar di parlemen Banjar dengan koleksi 8 kursi. Meski jumlah kursinya sama dengan Partai Gerindra, Golkar memegang keunggulan dalam akumulasi sisa suara, yang memperkuat posisi tawar partai berlambang pohon beringin ini dalam kancah politik lokal.
