BEM se-Kalsel Gelar Aksi di Depan Polda kalsel Serukan Reformasi Polri
KBK.NEWS, BANJARBARU – Aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai berlangsung di depan Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), Kota Banjarbaru, Senin (2/3/2026).
Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tampak memadati lokasi dengan mengenakan almamater kampus masing-masing. Mereka berasal dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, STIHSA Banjarmasin, Universitas Borneo Lestari, Universitas Nahdlatul Ulama, Politeknik Tanah Laut (Politeknik Tala), serta Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska) Banjarmasin.
Secara bergantian, perwakilan mahasiswa menyampaikan orasi di hadapan personel kepolisian yang berjaga. Massa aksi meneriakkan tuntutan reformasi di tubuh kepolisian.
“Reformasi, reformasi, reformasi,” teriak massa aksi secara serempak.
Sejumlah spanduk dan poster dibentangkan di hadapan aparat. Di antaranya bertuliskan “Katanya Presisi Nyatanya Represi #ReformasiPolri ACAB”, “Copot Listyo dari ACAB Polri”, dan “Polri Pembunuh Masyarakat”.
Salah satu orator, Rizki, dalam orasinya menyoroti belum adanya kepastian proses hukum terhadap kasus dugaan pembunuhan Zahra Dilla yang menyeret seorang anggota kepolisian berinisial Bripda S. Ia juga menyinggung dugaan penganiayaan oleh oknum anggota di wilayah Martapura Kota yang disebut belum diproses secara tuntas.
“Hari ini anggota membunuh, jika dikumpulkan seluruh oknum itu kemungkinan bisa jadi satu kompi,” tegas Rizki dalam orasinya.
Selain itu, mahasiswa juga mengkritik praktik penyelesaian perkara yang dinilai kerap mendorong perdamaian antara pihak pelapor dan terlapor tanpa proses hukum berlanjut, terutama dalam kasus yang melibatkan masyarakat sipil. (Masruni)
