Massa Pengunjuk di PT Duta Palma Agro Mengamuk Mobil Polres Bengkayang Dirusak

KBK.NEWS, BENGKAYANG – Demo dan mogok kerja para karyawan PT Duta Palma Agro di Bengkayang, Kalbar berujung ricuh dan sejumlah mobil polisi dirusak pendemo.

Karyawan PT Duta Palma Agro menggelar aksi demo dan menyampaikan 9 tuntutan kepada pihak perusahan. Aksi demo yang juga sekaligus mogok kerja yang dimulai pada tanggal 1 Agustus tersebut akhirnya berujung ricuh dan amuk massa.

Dalam amuk massa yang videonya viral di media sosial terlihat sejumlah mobil polisi dirusak oleh para pendemo. Terlihat juga ada tembakan gas air mata yang dilakukan aparat kepolisian untuk membubarkan massa.

Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen Pol Pipit Rismanto membenarkan terjadinya kericuhan di lokasi aksi rasa atau demo tersebut.  Menurutnya itu sebagai dampak dari gesekan antara para pengunjuk rasa dengan pengendali massa dari Polres Bengkayang di lapangan.

“Iya, memang benar bahwa saat Polres Bengkayang mengamankan aksi unjuk rasa di PT Duta Palma Agro Group telah terjadi gesekan antara Pengendali massa Polres Bengkayang dan massa unras, namun demikian kami telah membentuk Tim Khusus untuk menyelidiki kejadian tersebut yang terdiri dari unsur pengawasan (APIP ) yaitu dari Itwasda dan Propam,” ujar Pipit Rismanto seperti dikutip dari suarakalbar.id, Minggu (20/08/2023).

Menyikapi banyaknya viral – nya cuplikan aksi unjuk rasa yang berujung pada kericuhan dan amuk massa tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi.

“Cuplikan-cuplikan video yang beredar saat ini, tolong jangan dijadikan sebagai dasar untuk memvonis siapa yang salah dan siapa yang benar. Saya yakin bahwa pasti semua pihak berharap permasalahan yang menjadi akar persoalan saat ini bisa diselesaikan dengan cara yang baik dan damai,” pungkas Kapolda Kalbar.

(Foto tangkapan Layar aksi unjuk rasa yang merusak mobil Polres Bengkayang).

admin

Redaktur KBK.NEWS