KBK.News, BANJARMASIN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Banjarmasin berlangsung meriah dan penuh keakraban. Ribuan buruh dari berbagai elemen, termasuk pengemudi ojek online (ojol), memadati lapangan Mapolresta Banjarmasin, Rabu (29/4/2026) pagi.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, perwakilan Korem 101/Antasari, serta Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel H Sadin Sasau.

Dalam rangkaian acara, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan yang diserahkan kepada perwakilan buruh, termasuk Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel Zulfikar.

Ketua DPD KSPSI Kalsel H Sadin Sasau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan May Day yang difasilitasi oleh Polda Kalsel bersama pemerintah daerah. Meski demikian, pihaknya tetap menyuarakan sejumlah aspirasi buruh.

Di antaranya tuntutan penghapusan sistem outsourcing serta penyesuaian upah agar sejalan dengan kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.

“Upah di Kalsel sebenarnya sudah berjalan, namun belum sepenuhnya mampu mengimbangi kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan kegiatan ini tidak hanya sebagai peringatan seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi sosial seperti pembagian sembako, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta hiburan bagi para buruh.

“Kami ingin May Day dirayakan dengan suasana gembira, damai, dan penuh kebersamaan. Selain itu, melalui kegiatan sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh di Kalimantan Selatan tahun ini berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Ini menunjukkan kebersamaan yang kuat antar semua pihak,” tutupnya.