Kantor Berita Kalimantan
Home ยป Mediasi Jelang Pemakaman PDP Covid-19 Di Desa Tungkaran
BUDAYA DAERAH

Mediasi Jelang Pemakaman PDP Covid-19 Di Desa Tungkaran

IMG 20200426 233102 02
IMG 20200426 233102 02

Rencana pemakaman jenasah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Desa Tungkaran turunkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar untuk mediasi dengan warga sekitar (26/4/2020).

Seorang PDP Covid-19 yang dirawat intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura telah meninggal dunia. Jenasah dimakamkan di pemakaman keluarga, Minggu Malam sekitar Pukul 23.00 Wita dengan protokol Covid-19.

IMG 20200426 WA0005 02
Proses Mediasi Dengan Warga di Desa Tungkaran

Sebelumnya sempat beredar kabar jenasah akan dimakamkan di Tungkaran, Martapura, namun ada penolakan sebagian warga. Untuk mengantisipasi adanya penolakan warga tersebut Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar melakukan mediasi.

Tim mediasi yang hadir diantaranya, Ketua DPRD Banjar Muhammad Rofiqi, Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto, Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar dr Diauddin, dan lainnya.

BACA :   Putra Bungsu Presiden Joko Widodo Buka Gerai "Sang Pisang" di Banjarbaru

Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto yang hadir pada mediasi dengan warga di Desa Tungkaran mengatakan, warga akhirnya tidak menolak pemakaman. Hal itu setelah warga pihaknya berikan penjelasan dengan cara yang baik dan mudah mereka pahami.

“Alhamdulillah, setelah diberikan penjelasan sedikit, akhirnya masyarakat sangat paham dan tidak ada penolakan,” tegas Dandim Martapura (26/4/2020).

[sliders_pack id=”24564″]

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi membenarkan apa yang disampaikan Dandim 1006 Martapura. Menurutnya mediasi berlangsung santai dan penuh kekeluargaan dan hasilnya juga mencerahkan masyarakat.

“Info terakhir pihak almarhum dimakamkan di tempat pemakaman keluarga,” pungkas Muhammad Rofiqi.

Leave a Comment

KANTOR BERITA KALIMANTAN
KBK - Kantor Berita Kalimantan Info Khas Kalimantan
error: Content is protected !!