Nakhodai PSSI Kalsel Periode Kedua, Hasnuryadi Bidik Pencarian Bibit Unggul hingga Daerah
KBK.NEWS, BANJARMASIN — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, kembali dipercaya menakhodai Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 untuk memperkuat pembinaan talenta muda dan mendongkrak prestasi sepak bola daerah.
Kepercayaan tersebut diperoleh Hasnuryadi dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan Ketua PSSI Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin siang. Agenda ini diikuti oleh perwakilan dari 13 kabupaten/kota serta 12 klub sepak bola.
Usai seluruh peserta menyepakati hasil kongres, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyerahkan bendera pataka kepada Hasnuryadi sebagai simbol kepemimpinan organisasi. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, mantan Bupati Tanah Laut H. Sukamta, serta Wakil Ketua DPRD Kalsel H. Alpiya Rakhman.
Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan, amanah tersebut harus dijalankan secara kolektif guna memperkuat organisasi sekaligus mendorong peningkatan prestasi sepak bola Kalimantan Selatan.
Menurutnya, partisipasi aktif perwakilan daerah dan klub dalam kongres menjadi modal penting untuk menyusun langkah pembinaan yang lebih terarah. PSSI Kalsel berencana turun langsung ke berbagai kabupaten dan kota untuk memetakan potensi pemain serta kebutuhan pengembangan sepak bola di lapangan.
Kami ucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh 13 kabupaten/kota dan 12 klub sepak bola ini. Sebagai pelayan masyarakat di Pemerintah Provinsi Kalsel, kami berkomitmen untuk berkeliling langsung memantau daerah, kata Hasnuryadi.
Ia berharap klub-klub sepak bola di Banua semakin optimal berfungsi sebagai wadah pembinaan, termasuk melalui pengembangan akademi dan pencarian bibit unggul sejak usia dini. Potensi pemain putra maupun putri perlu mendapat perhatian serius agar memiliki kesempatan berkembang hingga level kompetisi nasional.
Hasnuryadi juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali tradisi Kalimantan Selatan dalam melahirkan pesepak bola berkualitas tinggi. Melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, ia meyakini daerah ini mampu kembali menghasilkan pemain andalan yang berkiprah di level tertinggi hingga memperkuat tim nasional Indonesia.
Atlet Banua pernah mengharumkan nama timnas Indonesia, namun saat ini jumlahnya masih perlu ditingkatkan. Kami memiliki keyakinan kuat bahwa ke depan akan lahir kembali pemain-pemain andalan dari Kalsel, ungkapnya.
Sementara itu, Sekjen PSSI Yunus Nusi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam mendukung kemajuan organisasi sepak bola di Kalimantan Selatan. Ia juga menyampaikan ucapan selamat dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada Hasnuryadi atas amanah periode kedua ini.
Yunus menilai dinamika organisasi merupakan hal yang wajar. Karena itu, kebersamaan dan sinergi seluruh elemen sepak bola sangat diperlukan agar program pembinaan tetap berjalan berkesinambungan dan prestasi terus meningkat.
Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama untuk kemajuan PSSI di Kalsel. Ketua Umum PSSI, Bapak Erick Thohir, turut menyampaikan selamat kepada Bapak Hasnuryadi Sulaiman atas amanah ini, ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya bergantung pada kepemimpinan organisasi, melainkan membutuhkan kontribusi nyata dari pemain, suporter, dan masyarakat pencinta sepak bola. Sinergi seluruh elemen tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem sepak bola yang kuat dari tingkat daerah hingga nasional.
Dengan kembali memimpin PSSI Kalsel hingga 2030, Hasnuryadi mengemban tantangan besar untuk memperkuat tata kelola klub, mengembangkan akademi usia dini, serta memperluas jejaring penemuan bakat di seluruh kabupaten dan kota guna melahirkan pesepak bola masa depan bagi Indonesia.
