Kamis, September 24, 2020
Beranda UMUM Ombudsman RI Kalsel Siap Tindaklanjuti Laporan Yayasan Daksa Banua

Ombudsman RI Kalsel Siap Tindaklanjuti Laporan Yayasan Daksa Banua

Banjarmasin – Pengurus Yayasan  Daksa Banua, Wawan,  menyampaikan membuat laporan ke  ke Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan terkait sejumlah  kebijakan yang belum memperhatikan kebutuhan tuna daksa, terutama bagi anak-anak  yang masih dalam usia pertumbuhan.

Wawan mewakili sejumlah penyandang disabilitas tuna daksa sengaja mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan guna menyampaikan sejumlah aspirasi  agar semua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah memperhatikan kebutuhan mereka. Sebab ketika sampaikan di Kantor  Ombudsman ia menyampaikan  tentang  masih tidak sedikit kebijakan yang dibuat belum memperdulikan para tuna daksa.

Pada kesempatan ini  ia menyampaikan agar Ombudsman pemerintah daerah agar melakukan  sejumlah kebijakan, antara lain:
1. Sesuai amanat UU No. 8 Thn 2016, ada Komisi Disabiliitas Daerah dengan  Gubernur  sebagai Ketuanya.
2 . Adanya PerDa Disabilitas agar  UU No. 8 Thn 2016 dapat diterapkan  di wilayah Kalsel.
3. Menentukan siapa  leading sektor yang mengawal pelaksanaan PerDa tersebut.
4. Sinkronisasi dan pemberian kewenangan terpusat dalam penanganan disabilitas.
5. Masuknya Perwakilan disabilitas dalam PokJa Rencana Anggaran Daerah atau SDGs.
6. Adanya wadah bersama yang terpadu dalam penanganan tuna daksa.

BACA JUGA :   Palopo Membara (Pemimpin Dan Demokrasi ?)

Noorhalis Majid selaku Kepala Ombudsman RI perwakilan Kalsel, menerima laporan tersebut dan menyatakan akan menjadi jembatan dalam mewujudkan tuntutan dan harapan para tuna daksa yang diwakili  Daksa Banua.

“Sebagaimana fungsinya, Ombudsman wajib menjadi penghubung sumbatan pelayanan publik yang dialami suatu kelompok masyarakat, termasuk tuna daksa,” Noorhalis Majid (02/04/2018).

Menurut Noorhalis Majid, pelayanan publik harus baik dan tidak boleh diskriminasi terhadap suatu kelompok. Apalagi sejumlah kota sudah mencanangkan diri sebagai kota inklusi. Untuk itu Ombudsman akan mendukung Daksa Banua mewujudkan harapan tersebut .

Editor :
Penulis :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Haji Martinus – Jaya Sambut Rasa Syukur Ditetapkan Paslon Wali Kota Banjarbaru

Paslon Walikota Banjarbaru Haji Martinus - Jaya Sambut Gembira dan Penuh Rasa Syukur Telah Ditetapkan Sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru,...

H Rusli – Guru Fadhlan Ditetapkan KPU Sebagai Paslon Bupati Banjar

KPU Kabupaten Banjar tetapkan H Rusli - Guru Fahdlan sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar bersama 2 Paslon lainnya di Pilkada Serentak...

KANNI Kalsel Siap Perangi Politik Uang Di Pilkada Serentak 2020

Martapura - Perangi Politik Uang Di Pilkada Serentak 2020 KANNI Kalsel Siap Lakukan Pendampingan Hukum Kepada Saksi Pelapor Dugaan Tindak Pidana Pemilu , Selasa...

FPK Minta Menteri BUMN Erick Thohir Mundur

Banjarbaru – Forum Peduli Kalsel (FPK) meminta Menteri BUMN Erick Thohir yang merangkap Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid 19  mundur...

Recent Comments

sulingan city on Video porno atau filem porno