Minggu, September 27, 2020
Beranda UMUM Pengawasan Kampanye Pilkada HSS 2018

Pengawasan Kampanye Pilkada HSS 2018

Kandangan – Bawaslu Hulu Sungai Selatan terus lakukan pengawasan jalannya tahapan kampanye terbatas bagi 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) peserta Pilkada 2018.

Saat ini merupakan tahapan kampanye terbatas bagi Paslon Kepala Daerah peserta Pilkada 2018. Di Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan. Kedua 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati HSS menggunakan tahapan ini dengan menyambangi masyarakat di berbagai desa dan kecamatan. Ada dua metode kampanye yang digunakan kedua Paslon pada tahapan kampanye terbatas saat ini,yaitu dialogis dan blusukan.

Ketua Bawaslu Hulu Sungai Selatan Syaiful mengatakan, semua jajaran pengawas pemilu mengawasi jalannya kampanye terbatas yang dilakukan kedu Paslon Bupati dan Wakil Bupati HSS. Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati H.Muhammad Najamuddin- Muhammad Ridha  dengan nomor urut satu menggunakan kampanye terbatas dengan metode blusukan ke desa-desa. Sedangkan pasangan nomor urut dua Achmad Fikry  – Syamsuri Arsyad menggunakannya dengan metode dialogis.

“Namun,kami sudah menerima data tentang jadwal kampanye Paslon Nomor Urut Satu yang akan memulai kampanye dialogis,” ujarnya (12/03/2018).

Menurut Syaiful, KPU HSS telah membagi zona kampanye bagi masing-masing Paslon, sehingga tidak terjadi kampanye secara bersamaan di satu lokasi.

“Pembagian zona bertujuan untuk menghindarkan terjadinya gesekan antar pendukung, dan tentunya agar kampanye berjalan tertib serta lancar,”pungkasnya.

Ketua KPU HSS  Imron Rosadi mengatakan, Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati H.Muhammad Najamuddin- Muhammad Ridha  dengan nomor urut satu menggunakan kampanye terbatas dengan metode blusukan ke desa-desa. Sedangkan pasangan nomor urut dua Achmad Fikry  – Syamsuri Arsyad menggunakannya dengan metode dialogis.

Paslon Bupati HSS nomor urut satu mengikuti Pilkada 2018 melalui jalur perseorangan dan Paslon nomor urut dua melalui dukungan koalisi besar partai politik.

“Paslon nomor urut dua lebih banyak menggunakan metode dialogis dengan mengumpulkan masyarakat dan kemudian memaparkan program,visi dan misi mereka,” paparnya (09/03/2018).

Editor   : Syahminan
Penulis : Syahminan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Waspadai Berebut Lokasi Kampanye Karena Disusun Paslon Sendiri

Paslon Bupati Banjar susun sendiri jadwal kampanye, tetapi harus koordinasi dengan pihak Polres Banjar dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Sabtu (26/9/2020). Terhitung sejak hari...

ASN dan Masyarakat Siap Bersinergi Dengan Pjs Wali Kota Banjarbaru

Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan Sambut Positif Pelantikan Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard E Rondonuwu, ASN dan Seluruh Masyarakat Banjarbaru Siap Bersinergi,...

Ini Pejabat Kemendagri Pengganti Darmawan Jaya Setiawan

Geser Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan yang cuti selama 71 hari, Pjs Gubernur Kalsel Rudy Resnawan lantik Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard...

Peran Serta Masyarakat Mengawasi Pilkada Sangat Penting

Bawaslu Kabupaten Banjar gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Partisipatif Dengan Kelompok Masyarakat Untuk Pengawasan Pilbup Kabupaten Banjar 2020, Jumat (25/9/2020). Rakor yang digelar Bawaslu Bankar...

Recent Comments

sulingan city on Video porno atau filem porno