Peresmian Sekolah Rakyat Kalsel: Komitmen Presiden Prabowo Putus Rantai Kemiskinan
KBK.NEWS BANJARBARU – Peresmian fasilitas Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru menjadi tonggak penting bagi penguatan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan. Acara ini bukan sekadar simbol pembangunan fisik, melainkan penegasan komitmen negara dalam menghadirkan instrumen pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan.
Antusiasme Rakyat yang Meluap
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Bumi Lambung Mangkurat disambut dengan antusiasme luar biasa. Sejak mendarat di bandara hingga menuju lokasi acara di BBPPKS, masyarakat tampak memadati sepanjang jalur yang dilalui rombongan kepresidenan.
Suasana menjadi sangat akrab saat Presiden membalas sambutan hangat tersebut dengan menyapa warga langsung dari atap mobil. Lambaian tangan dan sorak-sorai masyarakat mewarnai perjalanan, menciptakan ikatan emosional yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.
Pendidikan sebagai Prioritas Utama
Dalam peresmian ini, pemerintah kembali menegaskan bahwa pembangunan manusia melalui pendidikan adalah prioritas utama. Sekolah Rakyat dirancang secara khusus untuk menjadi ruang belajar yang:
- Layak & Berkualitas: Menyediakan fasilitas modern yang setara.
- Terjangkau: Menghilangkan hambatan ekonomi bagi keluarga prasejahtera.
- Inklusif: Memastikan akses merata bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di kota maupun pelosok negeri.
”Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap pesan tersirat dari agenda kunjungan kerja kali ini.
Detail Perjalanan Kepresidenan
Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 08.30 WIB. Dalam kunjungan kerja yang krusial ini, Kepala Negara didampingi oleh sejumlah pejabat teras, antara lain:
- Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi
- Menteri Luar Negeri, Sugiono
- Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya
