KBK.News, MARTAPURA – Ketua BPC HIPMI Kabupaten Banjar, H. Muhammad Zaini Mansyur, memaparkan sejumlah program prioritas jangka pendek yang tengah dijalankan organisasinya. Fokus utama saat ini adalah memperkuat fondasi anggota melalui pemetaan usaha serta membuka akses permodalan yang lebih mudah dan terintegrasi, Rabu (6/5/2026).

Menurut Zaini, dalam waktu dekat HIPMI Banjar sedang melakukan mapping terhadap seluruh anggota, terutama dari sisi legalitas usaha dan level bisnis yang dijalankan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap anggota memiliki identitas usaha yang jelas dan siap berkembang.

“Yang lagi berjalan hari ini, kami melakukan pemetaan anggota dari segi legalitas usaha dan level usaha. Selain itu, aplikasi Gen HIPMI juga sedang kami godok secara serius,” ujar pria yang akrab disapa Azay ini.

Tak hanya itu, HIPMI Banjar juga tengah menjalin negosiasi dengan sejumlah pihak perbankan guna memperluas akses pembiayaan bagi anggotanya. Upaya ini bahkan sudah mulai direalisasikan melalui integrasi sistem dengan platform Gen HIPMI.

Zaini menjelaskan, anggota yang telah lolos proses screening baik dari aspek legalitas maupun skala usaha nantinya dapat langsung mengakses layanan permodalan melalui website Gen HIPMI. Fasilitas tersebut mencakup berbagai skema pembiayaan, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga kredit usaha mikro (KUM) dan program lainnya.

“Jadi nanti anggota kami bisa langsung mengajukan permodalan lewat website. Ini untuk mempermudah mereka, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bangun Ekonomi Kreatif Pemuda, Ariyandra Maju Calon Ketua KNPI Banjar

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa HIPMI hadir bukan sekadar sebagai wadah, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu anggotanya memiliki legitimasi sebagai pengusaha yang profesional.

“Kami ingin melegitimasi rekan-rekan kami bahwa mereka benar-benar pengusaha, dengan usaha yang jelas dan terukur,” tambahnya.

Ke depan, HIPMI Banjar juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak strategis lainnya. Zaini optimistis, kolaborasi tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang kompeten.

“Kami akan menunjukkan bahwa kepengurusan ini mampu memajukan ekonomi daerah dan menunjang pengusaha muda di Banjar,” tegasnya.

Ia pun mengajak para pelaku usaha di Kabupaten Banjar untuk bergabung dengan HIPMI. Tidak hanya bagi yang sudah menjalankan usaha, tetapi juga bagi mereka yang ingin belajar membangun bisnis.

“Kalau Anda pengusaha di daerah, silakan bergabung. Kami buka selebar-lebarnya. Bahkan yang ingin belajar usaha juga kami persilakan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Azay menyampaikan pesan motivasi bagi para pelaku usaha agar terus berjuang dan terbuka terhadap kolaborasi.

“Jangan pernah lelah berikhtiar, jangan berhenti belajar, dan jangan menutup diri untuk kolaborasi. Karena kalau sendiri, beban akan terasa berat. Mari kita bangun bersama-sama, untuk kemajuan daerah dan masa depan usaha kita,” pungkasnya.