KBK.News.BANJARMASIN – Poros Pemuda Banjarmasin menggelar aksi simbolis dengan membentangkan spanduk di kawasan Flyover Banjarmasin, Selasa (8/7/2026). 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya terkait dugaan alokasi anggaran untuk pos keamanan di rumah pribadi Ketua DPRD Kota Banjarmasin.

Koordinator Poros Pemuda Banjarmasin, Abdul Rasyid, mengatakan aksi tersebut bertujuan mendorong keterbukaan informasi publik agar setiap penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya meminta penjelasan resmi mengenai dasar hukum, urgensi, serta mekanisme pengalokasian anggaran apabila benar terdapat pembiayaan dari APBD untuk pos keamanan rumah pribadi Ketua DPRD Kota Banjarmasin.

“Jika anggaran keamanan rumah Ketua DPRD memang dialokasikan sesuai kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan, maka tidak ada alasan untuk menutup informasi tersebut kepada masyarakat. Kami hanya meminta transparansi karena ini menyangkut penggunaan uang rakyat,” ujar Abdul Rasyid.

Ia menilai keterbukaan informasi diperlukan untuk menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat sekaligus memastikan penggunaan APBD telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Poros Pemuda Banjarmasin juga menegaskan bahwa pejabat publik memiliki kewajiban untuk mempertanggungjawabkan setiap kebijakan yang menggunakan anggaran negara.

Menurut Abdul Rasyid, semakin terbuka pemerintah dalam menyampaikan informasi, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Pejabat publik harus menyadari bahwa jabatan mereka dibiayai oleh rakyat. Setiap program dan setiap rupiah anggaran harus siap diawasi. Semakin terbuka pemerintah, semakin kuat kepercayaan masyarakat,” katanya.

Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Tidak dilaporkan adanya gangguan terhadap arus lalu lintas maupun ketertiban umum selama kegiatan berlangsung. (Masruni)