KBK.News, MARTAPURA – Proyek Rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura senilai Rp8 miliar kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, kondisi taman terlihat becek dan tergenang air, terutama setelah hujan turun, sehingga menimbulkan kesan kotor dan tidak sedap dipandang, Selasa (3/2/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan air di sejumlah titik taman sulit surut dan membutuhkan waktu lama untuk mengering. Kondisi ini memunculkan pertanyaan masyarakat terkait kualitas perencanaan dan pelaksanaan proyek rehabilitasi yang menelan anggaran cukup besar tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengaku telah memerintahkan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar untuk segera mengambil langkah perbaikan. Ia menegaskan bahwa persoalan genangan air tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

BACA JUGA :  Terkait Dugaan Penggelapan Dana di Puskesmas, Bupati Banjar : Nanti Saya Tanya Dinkes

“Sudah kami perintahkan dinas terkait, untuk mendorong pelaksana melakukan pemeliharaan dan penyesuaian sesuai konstruksi yang ada,” ujar Saidi Mansyur.

Ia menambahkan, perbaikan tersebut harus segera dilakukan agar tidak lagi terjadi genangan maupun masalah resapan air di area taman.

Proyek rehabilitasi RTH CBS sendiri diharapkan menjadi ruang publik yang representatif bagi warga Martapura. Namun dengan kondisi taman yang masih tergenang air, publik berharap adanya perbaikan serius agar anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan Pemkab Banjar sebanding dengan hasil di lapangan.