
Wilda Yanti saat turun bersama petugas melakukan pemilahan sampah (tangkapan layar Instagram @wildajourney)
KBK.News, BANJARMASIN– Wilda Yanti, yang dikenal sebagai “Ratu Sampah”, telah berada di Banjarmasin selama tiga hari terakhir untuk membantu pemerintah kota mengatasi krisis sampah.
Sebagai pendiri dan CEO PT. Xaviera Global Synergy – CYBER WASTE, Wilda aktif dalam edukasi dan pengelolaan sampah dengan tujuan meminimalkan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dalam unggahan di akun Instagramnya, @wildajourney, Wilda membagikan momen diskusinya dengan Walikota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, mengenai solusi penanganan sampah di kota tersebut.
Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah sampah dari rumah untuk meringankan beban petugas kebersihan. Wilda mengajak warga Banjarmasin untuk tidak membiarkan petugas sampah bekerja sendiri dalam memilah sampah dan mengajak semua pihak untuk berperan aktif.
Walikota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, yang baru saja dilantik pada 6 Februari 2025, juga membagikan momen pertemuannya dengan Wilda Yanti di akun Instagramnya, @m_yamin_hr. Dalam unggahan tersebut, mereka membahas penyelesaian masalah sampah di Banjarmasin dan mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah.
Wilda Yanti telah menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam pengelolaan sampah. Pada tahun 2024, ia meraih ASEAN Women Entrepreneurship Network (AWEN) Award di Phnom Penh, Kamboja, sebagai pengakuan atas kiprahnya dalam menangani permasalahan sampah di Indonesia. Selain itu, pada tahun 2014, ia dianugerahi Kartini Next Generation Award sebagai Woman as Agent of Change in Health and Environment.
Sebagai Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI), Wilda terus mendorong pembentukan dan pengembangan bank sampah di berbagai daerah. Ia berharap langkah kolaboratif ini dapat menjadi solusi efektif dalam penanganan sampah, khususnya di Banjarmasin. Dengan kolaborasi antara pemerintah kota, masyarakat, dan praktisi seperti Wilda Yanti, diharapkan permasalahan sampah di Banjarmasin dapat segera teratasi. Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan menjadi inspirasi bagi kota-kota lain dalam menghadapi tantangan serupa.
Penulis/Editor: Iyus