KBK.NEWS AMUNTAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Organisasi Sosial Terintegritas (GOSTI) memadati jalanan Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Senin (26/1/2026). Aksi unjuk rasa damai ini dilakukan untuk menyuarakan tuntutan terkait penuntasan dugaan kasus korupsi dan keadilan dalam pembagian proyek pembangunan RSUD Pambalah Batung.

​Kronologi Pergerakan Massa

​Iring-iringan konvoi dimulai dari Desa Palimbangan Gusti, Kecamatan Haur Gading. Dengan menggunakan armada truk, mobil pikap, hingga sepeda motor, massa bergerak tertib menuju pusat kota. Sepanjang perjalanan, peserta aksi terus meneriakkan yel-yel perjuangan dan takbir, menarik perhatian warga yang melintas di sepanjang jalan Kota Amuntai.

​Tiga Titik Sasaran Aspirasi

​Dalam aksi ini, LSM GOSTI memfokuskan penyampaian aspirasi di tiga lokasi strategis pemerintahan:

  1. Kantor Bupati HSU
  2. Kejaksaan Negeri HSU
  3. Gedung DPRD HSU
BACA JUGA :  Unjuk Rasa Di Kejagung, Aktivis Desak Lanjutkan Kasus Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Muara Tapus

​Poin-Poin Tuntutan Utama

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat beberapa poin krusial yang menjadi dasar pergerakan massa kali ini:

  • Dukungan Pembangunan: Menyatakan dukungan terhadap Bupati HSU dalam upaya memajukan daerah.
  • Pemberantasan Korupsi: Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang ada di wilayah HSU.
  • Keadilan Proyek: Menuntut pembagian proyek yang adil dan transparan pada pembangunan RSUD Pambalah Batung agar tidak terjadi monopoli atau praktik menyimpang.

​Hingga berita ini dilaporkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan guna memastikan situasi di Kota Amuntai tetap kondusif. (Noufal)