Senin, September 21, 2020
Beranda DAERAH Rekruitmen PPS Kabupaten Banjar Diminta Sesuai Aturan

Rekruitmen PPS Kabupaten Banjar Diminta Sesuai Aturan

Rekruitmen PPS di Kabupaten Banjar diminta sesuai aturan dan terlepas dari kepentingan parpol serta timses peserta pilkada serentak 2020 (18/3/2020).

Rekruitmen atau penerimaan petugas pemungutan suara (PPS) di Kabupaten Banjar saat ini sedang berlangsung. Proses rekruitmen PPS ini menjadi keluhan sebagian bakal calon, karena mereka menduga tidak jelas kriterianya.

Terkait keluhan masyarakat ini, Wakil Ketua DPRD Banjar, Muhammad Rizani Anshari mengaku mendengar info tersebut. Untuk itu ia meminta KPU Kabupaten Banjar memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kecurigaan yang negatif.

Rizani menyatakan, rekruitmen PPS jelang pilkada serentak 2020 adalah sangat penting. Karena itu harus dilakukan secara profesional dan terlepas dari kepentingan partai politik serta timses paslon kepala daerah.

BACA JUGA :   Antisipasi Covid-19 PN Banjarbaru Gelar Sidang Online

“Kita berharap agar KPU Kabupaten Banjar untuk melakukan evaluasi cara rekruitmen PPS agar menjadi lebih baik,” tegas Muhammad Rizani Anshari (18/3/2020).

IMG 20200318 142411
Komisioner KPU Kabupaten Banjar Abdul Aziz

Persoalan keluhan masyarakat ini selanjutnya mendapat tanggapan positif dari KPU Kabupaten Banjar. Komisioner KPU Banjar Abdul Aziz mengatakan, hasil pengumuman yang ada sekarang baru hasil tes wawancara.

“Ini baru pengumuman tes hasil wawancara calon PPS, belum hasil fix yang lulus menjadi PPS,” jelasnya.

Abdul Aziz mengungkapkan, sebelumnya telah diumumkan hasil tes tertulis, tetapi diumumkan ulang, sebab pengumuman terdahulu tidak melampirkan nilai tes dan peringkatnya. Menurutnya, hasil tes tertulis hanyalah 40 persen untuk kelulusan, dan hasil tes wawancara bobotnya 60 persen.

BACA JUGA :   Nama dan Fotokopi E-KTP Diduga Dicatut Warga Datangi KPU Banjar

“Karena melalui tes wawancara akan diketahui kemampuan dan integritas calon anggota PPS, sehingga nilainya sangat menentukan,” ujarnya.

Komisioner KPU Kabupaten Banjar ini menyatakan, calon anggota PPS tidak boleh terkait salah satu parpol dalam 5 tahun terakhir, termasuk juga bukan salah satu tim sukses di Pilkada Kabupaten Banjar dalam 5 tahun sebelumnya.

“Pengumuman kelulusan calon anggota PPS dari Tanggal 19 sampai 21 Maret 2020,” terangnya.

Abdul Aziz juga menyampaikan, apabila ada calon PPS yang telah menyerahkan E-KTP untuk mendukung salah satu bakal calon di Pilkada Kabupaten Banjar, maka ia akan digugurkan. Namun, KPU Banjar terlebih dahulu akan menelusuri dan meminta penjelasan calon.

“Selain itu masyarakat juga bisa melaporkan, jika ada bakal calon PPS yang tidak memenuhi syarat tersebut,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Bayar Denda Tak Pakai Masker Terpaksa Nunggu Keluarga

Sebagian Warga Kota Banjarmasin yang terjaring razia masker dan tak bawa uang terpaksa nunggu keluarga membawakan uang untuk bayar denda, Senin (21/9/2020). Saat ini Peraturan...

Paling Hanyar ! PB NU Minta Pilkada Serentak Ditunda

Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama mengeluarkan pernyataan sikap meminta agar KPU, Pemerintah dan DPR RI menunda pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dengan alasan pandemi...

Pembuatan Kapal Pesiar Termurah Di Dunia Ada Di Kalimantan

Pembuatan Kapal Pesiar Berkualitas Internasional Paling Murah Di Dunia Ada Di kalimantan Timur, Tepatnya Tepi Sungai Mahakam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2020). Sejak...

Danramil Pahandut Berikan Pelatihan Pengelolaan Sampah

Danramil Pahandut, Kota Palangkaraya, Mayor Inf Heru Widodo Berikan Pelatihan Pengelolaan Sampah Kepada 30 Warga Di Aula Basara Kelurahan Pahandut, Jumat (18/09/2020). Pelatihan yang dihadiri...

Recent Comments

sulingan city on Video porno atau filem porno