Remaja 14 Tahun Tenggelam di Danau Biru Beruntung Baru, Ditemukan Meninggal Dunia
MARTAPURA, KBK.News – Seorang remaja berusia 14 tahun yang dilaporkan tenggelam di kawasan Danau Biru, Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (22/6/2026) sore.
Korban diketahui berinisial LR (14), warga Manarap Lama, Kabupaten Banjar. Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar 10 meter dari titik awal diduga tenggelam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel rescue setelah menerima informasi dari keluarga korban dan jaringan relawan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menggerakkan tim rescue dari Mako DPKP dan Sektor Gambut menuju lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya melakukan pencarian,” ujar Agus Siswanto.
Informasi kejadian diterima petugas pada Senin sore. Sebanyak delapan personel rescue DPKP Banjar diterjunkan menggunakan Unit Rescue Sektor Gambut dan kendaraan operasional menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 17.05 Wita, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di lapangan. Setelah melakukan briefing dan menentukan metode pencarian, tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi serta penyelaman pada area yang diduga menjadi titik tenggelamnya korban.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.20 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan sehingga operasi pencarian dapat segera diselesaikan. Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Agus.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Operasi SAR kemudian resmi ditutup pada pukul 17.30 Wita setelah seluruh unsur gabungan melakukan debriefing.
Dalam operasi tersebut, DPKP Kabupaten Banjar bekerja sama dengan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Basarnas, BPK Emergency Liang Anggang, Polsek Beruntung Baru, Borneo Rescue, relawan, serta masyarakat setempat.
Agus Siswanto juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan perairan yang memiliki kedalaman cukup berbahaya.
“Danau bekas galian maupun kawasan perairan seperti ini memiliki risiko yang tinggi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak membiarkan anak-anak berenang tanpa pengawasan orang dewasa,” pungkasnya.
