KBK.News, BANJARMASIN – Dr. Irwansyah, S.Sos., M.Si., resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk masa jabatan 2025–2029.

Pelantikan tersebut menjadi awal komitmen baru dalam memperkuat peran FISIP sebagai institusi akademik yang adaptif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan, Sabtu (25/1/2026).

Dalam keterangannya kepada KBK.News, Dr. Irwansyah menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah akademik dan moral yang harus dijalankan dengan kerja nyata.

“Bagi saya, ini adalah amanah dan tanggung jawab. FISIP memiliki peran strategis dalam membentuk pemikiran kritis, kepemimpinan publik, serta kepekaan sosial mahasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara pribadi pelantikan tersebut menjadi komitmen untuk melanjutkan dan memperkuat tradisi akademik FISIP ULM agar tetap relevan, adaptif, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pada awal masa kepemimpinannya, Dr. Irwansyah menekankan tiga fokus utama sebagai program prioritas.

Pertama, peningkatan mutu akademik melalui penguatan kualitas pembelajaran, penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta peningkatan riset dan publikasi dosen.

Kedua, penguatan tata kelola fakultas dan layanan akademik yang lebih efisien, transparan, dan berbasis sistem digital. Ketiga, perluasan jejaring dan kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta lembaga nasional dan internasional.

BACA JUGA :  Jutaan Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Banjarmasin

“Semua program akan dijalankan secara bertahap, realistis, dan kolaboratif,” jelasnya.

Terkait tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, Dr. Irwansyah menilai hal tersebut sebagai peluang strategis yang harus direspons secara bijak.

“Globalisasi dan teknologi informasi bukan ancaman. FISIP ULM akan mendorong integrasi literasi digital dan perspektif global dalam pembelajaran, riset, dan pengabdian masyarakat,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dan penguatan nilai, etika, serta kearifan lokal agar lulusan FISIP tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan sensitivitas sosial.

Sementara itu, harapan besar juga disematkan kepada mahasiswa FISIP ULM agar mampu menjadi agen perubahan yang kritis, solutif, dan beretika.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, riset, organisasi, dan pengabdian masyarakat. Fakultas akan menjadi ruang tumbuh yang aman, terbuka, dan kolaboratif,” pungkasnya. (masruni)