KBK.News, MARTAPURA – Hj Helda Rina resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kabupaten Banjar periode berikutnya melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Martapura, Sabtu (11/7/2026). Terpilih secara aklamasi, Helda mengemban amanah untuk melanjutkan estafet pembinaan olahraga anggar di Kabupaten Banjar.

Muscab berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan menghasilkan kesepakatan bulat dari seluruh peserta yang memberikan kepercayaan kepada Helda untuk memimpin organisasi.

Usai terpilih, Helda menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya, sekaligus memperkuat pembinaan atlet agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, Muscab berjalan lancar dan saya mendapat amanah untuk memimpin IKASI Kabupaten Banjar pada periode berikutnya. Kami akan melanjutkan program yang telah dirintis pengurus sebelumnya serta berupaya meningkatkan prestasi atlet anggar Banjar,” ujarnya.

Menurut Helda, cabang olahraga anggar memiliki tiga nomor senjata yang dipertandingkan, yakni floret, degen, dan sabel. Namun, hingga saat ini IKASI Kabupaten Banjar baru memiliki perlengkapan untuk nomor floret dan degen, sehingga pembinaan atlet pada nomor sabel masih terkendala keterbatasan sarana.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, atlet anggar Kabupaten Banjar tetap mampu menunjukkan prestasi membanggakan. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2025 di Kabupaten Tanah Laut, tim degen putri berhasil mempersembahkan medali perak. Sementara pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), atlet Banjar sukses membawa pulang medali emas dan perak.

BACA JUGA :  Dukung Program Swasembada Pangan, Anggota DPRD Banjar Helda Rina Sukses Datangkan Alsintan untuk Petani

Helda menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi atlet anggar Banjar sangat besar. Karena itu, peningkatan kualitas sarana dan prasarana latihan menjadi salah satu prioritas kepengurusannya.

Ia menjelaskan, olahraga anggar membutuhkan perlengkapan berstandar nasional dengan biaya yang tidak sedikit, mulai dari senjata, pelindung kepala (mask), body protector, hingga pakaian khusus atlet.

“Kami berharap ada dukungan dari KONI Kabupaten Banjar maupun Pemerintah Kabupaten Banjar untuk membantu pengadaan sarana dan prasarana. Sebagian peralatan yang kami miliki sudah cukup lama dan perlu diperbarui agar atlet dapat berlatih secara maksimal,” katanya.

Dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai, Helda optimistis prestasi anggar Kabupaten Banjar akan terus meningkat dan mampu bersaing, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga pada berbagai kejuaraan nasional.

“Kami ingin melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Banjar. Untuk itu, pembinaan yang berkelanjutan harus dibarengi dengan dukungan fasilitas yang memadai,” pungkasnya.