KBK.News, BANJARMASIN – .Diskusi publik Ruang Narasi yang diinisiasi BEM UNISKA 2025 Kabinet Eskalasi Karya menghadirkan tiga narasumber lintas organisasi mahasiswa, Minggu (16/11/2025).

Acara yang berlangsung di Lodjie Station Caffee Banjarmasin ini mengangkat tema “Relevansi Organisasi Mahasiswa di Zaman Sekarang”, membahas dinamika kaderisasi, arah gerakan, hingga peran mahasiswa dalam ruang publik.

Presiden Mahasiswa UNISKA MAB 2024, Syukur Prasetiyo menekankan pentingnya kemampuan adaptif dalam berorganisasi. Ia menuturkan bahwa penurunan minat mahasiswa terhadap organisasi perlu direspons dengan pendekatan yang relevan.

“Mahasiswa harus memahami konteks organisasi siswa dan organisasi mahasiswa saat memasuki dunia kampus, agar manfaatnya benar-benar terasa ketika diimplementasikan,” ujarnya.

Dari HMI Cabang Banjarbaru, Muhammad Syamsu Rizal menyoroti minimnya perhatian terhadap riset di lingkungan organisasi mahasiswa di Kalimantan Selatan. Ia menyebut perlu adanya restorasi di tubuh internal kampus.

BACA JUGA :  Vino G. Bastian Kampanyekan #SafeSpaceForAll Lewat Film “Shutter” Bersama Mahasiswa UNISKA MAB Banjarmasin

“Beberapa organisasi yang sudah mulai transisi sayangnya melupakan aksi massa sebagai instrumen utama penyuaraan aspirasi publik. Organisasi mahasiswa hari ini berada di persimpangan jalan. Riset itu ruh, dan aksi massa adalah raganya keduanya harus berjalan dalam satu tarikan nafas,” tegasnya.

Sementara itu, Alfiannor Effendy, dari KNPI Banjarmasin menegaskan bahwa suara mahasiswa tidak boleh diabaikan.

“Sebagai mahasiswa, apa yang kami suarakan harusnya diterima sebagai bahan evaluasi pendidikan pemerintah. Kita juga perlu kekuatan publik, bisa melalui media sosial atau aksi bersama Kalau ditolak, bagi saya pemerintah tidak boleh menolak kehadiran mahasiswa, apalagi ketika membawa kajian,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah cenderung lebih mudah menerima proposal kegiatan dibandingkan proposal berisi kajian ilmiah. “Inilah realitas yang terjadi, khususnya di Kota Banjarmasin,” tutupnya. (Masruni)