
KBK.News, BANJARBARU – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, jurnalis, dan tokoh masyarakat turut berkumpul untuk menggelar aksi damai Justice For Juwita di Nol Kilometer Banjarbaru, Kamis (3/4/2025) siang.
Aksi ini bukan hanya bentuk protes, tetapi juga seruan moral agar mendiang Juwita, seorang mahasiswi akhir Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), diberikan gelar sarjananya secara anumerta.
Presiden Mahasiswa UNISKA MAB, Muhammad Anzari, dalam orasinya menyuarakan komitmen penuh BEM untuk terus mengawal proses hukum atas kasus Juwita hingga tuntas.
“Ini bukan hanya tentang keadilan hukum, ini tentang moral dan solidaritas. Jika kasus ini membutuhkan waktu hingga 200 hari, bahkan lebih dari 1,5 tahun, saya pastikan kami tetap akan ada di garis depan,” tegas Anzari lantang di hadapan massa aksi.
Lebih dari sekadar tuntutan hukum, BEM UNISKA MAB juga menyampaikan permohonan resmi agar pihak kampus memberikan gelar sarjana secara anumerta kepada Juwita, sebagai bentuk penghormatan kepada kader terbaik yang telah tiada.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Fakultas FISIP dan Prodi Ilmu Komunikasi, serta menjalin komunikasi dengan pejabat kampus untuk menanyakan regulasi pemberian gelar ini. Juwita layak mendapatkan gelar tersebut. Ini bukan hanya soal akademik, ini soal penghormatan dan penghargaan atas dedikasi,” tutup Anzari.
Penulis : Masruni
Editor : Rizal