KBK.News, BANJARMASIN–Peristiwa tenggelamnya seorang remaja berusia 13 tahun bernama Muhammad Irfan terjadi lebih dulu, yakni pada Sabtu (10/1/2026) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Korban diduga tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Korban diketahui merupakan warga Gang Keluarga 2, Jalan 9 Oktober. Kejadian tersebut berlangsung di sekitar bantaran Sungai Martapura dekat Jalan Rantauan Ilir, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Korban diduga terseret arus sungai saat berupaya menyeberang.

Berdasarkan keterangan teman korban, Reihan (14), Yuda Saputra (14), dan Arsil Balada Huda, peristiwa bermula saat mereka bermain di sekitar sungai.

“Kami berlomba menyeberang sungai. Kami sudah sampai di seberang, tapi korban masih di tengah sungai dan kemudian terseret arus hingga tenggelam,” ujar Yuda.

Sebelumnya, korban sempat menonton teman-temannya bermain bola. Tidak lama kemudian, korban bersama Yuda dan Arsil berenang untuk menyeberangi sungai.

BACA JUGA :  Geger! Anjing Temukan Bungkusan Sabu Setengah Kilo di Belitung Darat Banjarmasin

Namun, saat ketiganya hampir sampai di seberang, arus sungai membawa tubuh Irfan sejauh kurang lebih 100 meter.

Reihan mengaku sempat mendengar teriakan korban meminta tolong. Ia langsung bercebur ke sungai untuk memberikan pertolongan. Namun saat mendekat, korban sudah lebih dulu tenggelam.

“Korban sudah tidak terlihat, lalu saya kembali ke bantaran karena tidak bisa menolong,” ujar Reihan.

Hingga Minggu (11/1/2026), korban belum ditemukan.

Tim SAR gabungan bersama relawan dan water rescue masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Martapura.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol Dading Kalbu Adie mengatakan pencarian masih dilakukan secara intensif.

“Seluruh unsur SAR gabungan, relawan, water rescue, dan anggota kepolisian masih melakukan penyisiran di sungai,” katanya.