BANJARBARU, KBK.News – Tepat satu tahun memimpin Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby bersama Wakil Wali Kota Wartono terus berupaya mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga berlandaskan prinsip keadilan bagi seluruh masyarakat.

Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru menghadapi tantangan besar dalam pemerataan pembangunan. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan infrastruktur perkotaan, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi masyarakat menjadi pekerjaan rumah yang harus dijalankan secara seimbang.

Selama satu tahun terakhir, berbagai program pembangunan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di pusat kota maupun wilayah pinggiran.

Pemerintah Kota Banjarbaru menempatkan pelayanan publik, peningkatan kualitas lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial dalam pembangunan.

Konsep keadilan yang diusung dalam pembangunan Banjarbaru tidak hanya diukur dari jumlah proyek yang dibangun, tetapi juga sejauh mana masyarakat memperoleh akses yang sama terhadap layanan pemerintah. Karena itu, berbagai kebijakan diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Di bidang infrastruktur, pembangunan dan perbaikan fasilitas publik dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat serta meningkatkan kenyamanan lingkungan perkotaan. Sementara itu, sektor pendidikan dan kesehatan terus mendapat perhatian melalui peningkatan layanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

BACA JUGA :  Jajaran Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel Ringkus Pembawa Sabu 7,3 Kilogram Sabu di Loby Hotel

Pada saat yang sama, pemerintah juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Banjarbaru yang kini berstatus sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pembangunan yang berkeadilan menjadi fondasi penting agar kemajuan kota dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Lisa–Wartono, harapan masyarakat tentu semakin besar. Namun, satu tahun pertama telah menjadi pijakan awal untuk menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya tentang menghadirkan bangunan fisik, melainkan juga memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati hasil pembangunan.

Dengan semangat “Banjarbaru EMAS”, pasangan Lisa–Wartono berupaya menjadikan keadilan sebagai ruh pembangunan kota, sehingga pertumbuhan yang terjadi dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Banjarbaru tanpa terkecuali.