Sukses di Organisasi Internal & Eksternal, Zidan Nyatakan Maju jadi Ketua BEM ULM 2026
KBK.News, BANJARMASIN – Aktivis mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Muhammad Zidan, resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (BEM ULM) periode 2026, Jumat (28/11/2025).
Keputusan tersebut ia sampaikan setelah melalui proses panjang pengalaman organisasi internal maupun eksternal kampus.
Zidan dikenal sebagai mahasiswa dengan rekam jejak kepemimpinan yang konsisten. Sejak masa SMP hingga perguruan tinggi, ia aktif memegang sejumlah jabatan strategis. Pada jenjang SMA, ia pernah menjadi Wakil Ketua OSIS II (2019–2020), Ketua Ekstrakurikuler Voli (2020–2021), serta Wakil Ketua MPK (2020–2021).
Di tingkat universitas, Zidan melanjutkan pengabdian dengan menjadi Staf Kaderisasi HIMBIKONS FKIP ULM (2023–2024), Staf Bidang Harmonisasi Mahasiswa BEM ULM (2024), hingga Kepala Bidang Kemahasiswaan BEM ULM (2025).
Selain struktur organisasi, Zidan juga aktif dalam berbagai kegiatan kepanitiaan berskala fakultas maupun universitas. Di antaranya PIC Tabligh Akbar MTQMN XVIII ULM 2025, Koorlap PKKMB ULM 2025, serta CO Divisi Acara National Writing Festival 2025.
Ia juga terlibat dalam program pengembangan mahasiswa seperti Divisi Perkap Kuliah Tamu Mata Kuliah Studi Kasus 2025, Divisi Acara Future Career BEM ULM 2024, dan kegiatan strategis seperti Divisi Keamanan ULM EXPO 2024.
Tidak hanya bergerak di balik layar, Zidan juga kerap tampil sebagai pembawa acara maupun moderator. Beberapa di antaranya ialah MC Seleksi Putra Putri Lambung Mangkurat 2024, Moderator Diskusi Publik Dema Pospera Kalsel 2025, serta Moderator Seminar Job Fair BEM ULM 2025.
Kehadiran Zidan dalam berbagai kegiatan tersebut dinilai banyak pihak membawa suasana komunikatif dan profesional.
Dalam visi pencalonannya, Zidan mengusung tema
“Ruang Harmoni”, yakni gagasan untuk menghadirkan ruang yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif bagi mahasiswa ULM. “Saya ingin membangun BEM ULM sebagai wadah penguatan regenerasi mahasiswa yang berdampak, berdaya guna, dan harmonis bagi ULM, Banua, dan Indonesia,“ ujarnya.
Zidan juga menguraikan lima misi utama yang menjadi landasan gerakannya:
Harmoni Pelayanan — mengoptimalkan kualitas pelayanan kemahasiswaan berbasis kebutuhan mahasiswa.
Harmoni Perjuangan — merajut sentra advokasi dan perjuangan yang adaptif berlandaskan kemanusiaan.
Harmoni Pengembangan — menghadirkan ruang pengembangan diri mahasiswa yang berkarakter dan berdaya juang.
Harmoni Pengabdian — mengaktualisasikan program pengabdian yang inklusif, sinergis, dan inovatif.
Harmoni Persaudaraan — membangun jaringan relasi mahasiswa secara strategis demi memperkuat persatuan.
Menutup pernyataannya, Zidan menegaskan bahwa langkahnya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan wujud tanggung jawab untuk menciptakan ruang baru yang memberi manfaat nyata bagi mahasiswa ULM.
“BEM bukan hanya soal jabatan, tetapi amanah dan rumah perjuangan. Saya ingin hadir untuk membangun, bukan sekadar hadir untuk dikenal,” tegasnya. (Masruni)
