Suplai Air PTAM Intan Banjar Turun 50 Persen, Pelanggan di Gambut hingga Sungai Tabuk Diminta Tampung Air
KBK.News, MARTAPURA – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) mengumumkan akan melakukan pekerjaan peningkatan infrastruktur di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Tabuk yang berdampak pada penurunan kapasitas produksi dan distribusi air bersih kepada pelanggan.
Pekerjaan berupa pemasangan trafo listrik berkapasitas 1.250 kVA di IPA Sungai Tabuk serta koneksi pipa berdiameter 400 milimeter di Jalan Gubernur Syarkawi itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga 20.00 WITA, atau sekitar 10 jam.
Selama proses pekerjaan berlangsung, kapasitas produksi dan pendistribusian air diperkirakan menurun hingga 50 persen. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan aliran air mengecil hingga penghentian sementara distribusi di sejumlah wilayah pelayanan.
Wilayah yang terdampak terbagi dalam dua area pelayanan.
Untuk Cabang 1, gangguan diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Gambut, Jalan Ahmad Yani Km 11 hingga Km 17, Pemajatan, Komplek Dinar Mas 1 dan 2, Rumbia Mas 1 dan 2, Pemajatan Indah, Graha Bakti Mulya, Flamboyan, Raih Perdana, Jalan Irigasi hingga Kayu Bawang, BSD, Surya Mas 3 dan 4, Selokan Raya, Ar Raudhah, Lutfi Gambut, Setia Bersama, Tatah Cina, Ataqwa Km 12, Anugerah Dian Regency, Handil Negara Km 12 beserta kawasan perumahan di sekitarnya, Aston Banua, Cluster Royalwood, Indogrosir, Citra Permai Km 13, Kota Citra Graha, Liang Anggang hingga Jalan Gubernur Soebardjo.
Sementara itu, Cabang 2 meliputi Tambak Sirang, seluruh kawasan Sungai Tabuk seperti Sungai Lulut, Gudang Hirang, Sungai Tabuk Kota, Gudang Tengah, Sei Ranggas dan Dalam Ketir. Gangguan juga diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Kertak Hanyar, Manarap Baru, Manarap Tengah, Manarap Lama, Jalan Ahmad Yani Km 8 hingga Km 11, Pasar Kamis, Penggalaman, Tembikar Asri 1 dan 2, Guntung Papuyu, Tatah Makmur, Aluh-Aluh, Jalan Ahmad Yani Km 10 hingga Km 12, Tatah Amuntai, Green Yakin, Pesona Modern, sebagian Handil Asang, Banua Anyar, Irigasi Kayu Bawang hingga Malintang, Tatah Layap, serta Pemangkih Laut, Pemangkih Darat dan Pemangkih Tengah.
Manajemen PTAM Intan Banjar mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air terlebih dahulu sebelum pekerjaan dimulai sebagai persediaan selama proses berlangsung.
PTAM juga menjelaskan bahwa setelah pekerjaan selesai, proses normalisasi distribusi tidak dapat berlangsung seketika. Pengembalian tekanan air akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh jaringan kembali beroperasi normal sesuai kondisi di lapangan.
Manajemen PTAM Intan Banjar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
Menurut perusahaan, pemasangan trafo baru dan koneksi pipa tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem produksi serta distribusi air bersih, sehingga pelayanan kepada pelanggan di masa mendatang dapat menjadi lebih optimal.
