KBK.News, Banjarbaru – Ribuan pelanggan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar di sejumlah wilayah Banjarbaru, Kabupaten Banjar, hingga kawasan Gambut diperkirakan akan mengalami gangguan distribusi air bersih akibat pekerjaan perbaikan kebocoran pipa induk berdiameter 500 milimeter di zona Bandara Syamsudin Noor. 

Perbaikan dilakukan pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 20.00 Wita dengan estimasi durasi pekerjaan selama 24 jam atau hingga pekerjaan selesai. Selama proses berlangsung, aliran air ke pelanggan berpotensi mengalami penurunan tekanan bahkan terhenti sementara.

Berdasarkan pengumuman resmi PTAM Intan Banjar, wilayah yang terdampak meliputi seluruh komplek di Jalan Karang Anyar 2 dan 3 beserta sekitarnya, Perumahan Seribu, Desa Cindai Alus, Jalan Pondok Mangga, Jalan Pondok Jeruk, sebagian Jalan Pondok 4, kawasan Guntung Damar dan Tegal Arum, serta Bandara Syamsudin Noor dan wilayah di sekitarnya. Gangguan juga akan dirasakan pelanggan di wilayah pelayanan Cabang 1 yang mencakup Landasan Ulin, Liang Anggang, dan Gambut.

BACA JUGA :  Berkat Desakan Masyarakat PTAM Intan Banjar Segera Turunkan Tarif

Manajemen PTAM Intan Banjar mengimbau pelanggan di daerah terdampak agar segera menyiapkan cadangan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses perbaikan berlangsung. Langkah ini dinilai penting mengingat normalisasi distribusi dan tekanan air memerlukan waktu setelah pekerjaan teknis selesai dilakukan.

“Suplai air kepada pelanggan akan mengalami gangguan hingga terhenti sementara selama proses perbaikan berlangsung,” demikian keterangan PTAM Intan Banjar dalam pengumuman resminya.

Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya pelayanan distribusi air bersih. Sementara itu, proses pengembalian tekanan air akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan setelah perbaikan rampung.

Gangguan akibat perbaikan pipa induk di kawasan Bandara bukan kali pertama terjadi. Namun PTAM Intan Banjar memastikan pekerjaan dilakukan untuk menjaga keandalan jaringan distribusi air bersih agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan optimal.