Tagar #WargaBantuWarga Menggema di Balangan, Pemuda Turun Tangan Pulihkan Warga Pasca Banjir
KBK.NEWS, BALANGAN — Semangat solidaritas kemanusiaan kembali tumbuh di Kabupaten Balangan. Mengusung gerakan bertajuk #WargaBantuWarga, sejumlah pemuda berinisiatif terjun langsung menjadi relawan pasca bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi.
Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama lima hari, sejak 31 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dengan fokus utama pada pemulihan warga terdampak secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan.
Tidak sekadar hadir sebagai relawan lapangan, para pemuda juga menggerakkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Salah satu relawan, Abdurrahman Hakim, menegaskan bahwa gerakan ini bukan aksi sepihak, melainkan upaya kolektif.
“Sejak awal kami sadar, pemulihan tidak bisa dilakukan sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana warga setempat ikut terlibat, saling menguatkan, dan bergerak bersama. Kami hanya memantik, selebihnya warga sendirilah kekuatan utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan warga lokal menjadi kunci agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan. Komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat serta korban terdampak dilakukan agar seluruh proses berjalan secara gotong royong.
Relawan lainnya, Fareh Sahli, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan yang terencana.
“Hari pertama fokus observasi lapangan, lalu survei kebutuhan dan pendataan korban. Setelah itu kami susun prioritas bantuan, dan hari terakhir dilakukan penyaluran langsung,” jelasnya.
Sementara itu, Ryantama menekankan pentingnya ketepatan jenis bantuan.
“Kami tidak ingin bantuan hanya bersifat simbolis. Karena itu kami fokus pada kebutuhan yang belum banyak tersentuh,” katanya.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sektor penting. Di bidang pendidikan, relawan menyediakan buku bacaan, alat tulis, serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak yang aktivitas belajarnya terganggu akibat banjir.
Pada sektor kebersihan, disalurkan sabun cuci dan perlengkapan pembersih untuk membantu warga membersihkan lumpur dan sisa banjir.
Sementara di bidang keagamaan, bantuan berupa Al-Qur’an, sajadah, iqra, tasbih, rehal, serta perlengkapan ibadah lainnya diberikan kepada TPA, musala, dan masjid yang terdampak.
Tak kalah penting, pada sektor ekonomi, relawan menyalurkan alat pahat bagi warga penyadap karet agar mereka dapat kembali bekerja dan memulihkan sumber penghidupan.
Salah satu warga terdampak, Ciman Malik, mengaku sangat terbantu dengan pendekatan para relawan.
“Mereka datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga mengajak kami bergerak bersama. Rasanya kami tidak sendirian menghadapi semua ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Syahril Husein, pemuda setempat yang juga menjadi korban banjir.
“Saya sangat berterima kasih kepada para pemuda terbaik banua. Mereka menggalang donasi, merangkul semua pemuda untuk bergerak bersama. Gerakan ini bukan atas nama pribadi, tapi atas nama #WargaBantuWarga,” tuturnya.
Camat Tebing Tinggi, Mulidiah, turut memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
“Atas nama masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi, kami mengucapkan terima kasih atas seluruh bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” ucapnya.
Melalui gerakan #WargaBantuWarga, para relawan berharap solidaritas sosial terus tumbuh dan menjadi fondasi pemulihan bersama. Mereka menegaskan bahwa di balik bencana, selalu ada harapan yang lahir dari kepedulian dan kebersamaan.
