KBK.NEWS, MARTAPURA – Aksi cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar kembali menunjukkan peran pentingnya dalam situasi darurat. Seorang pria berusia sekitar 26 tahun, Darma, berhasil dievakuasi setelah mengalami sengatan listrik saat memperbaiki atap bangunan tempatnya bekerja di Jalan Veteran, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Minggu (6/9/2026).

Insiden tersebut terjadi ketika korban tengah memperbaiki bagian atap bangunan. Naas, korban terkena kabel listrik yang berada di atas atap hingga seketika tersambar arus listrik.

Akibat kejadian itu, Darma mengalami luka bakar serius yang diperkirakan mencapai hampir 20 persen bagian tubuh, terutama pada bagian kaki.

Laporan kejadian diterima Call Center DPKP Kabupaten Banjar pada pukul 16.36 WITA. Mendapat laporan tersebut, Regu Penyelamatan Peleton I langsung bergerak menuju lokasi menggunakan unit Kajama Rescue dan Fire Truck Manis.

Sebanyak 10 personel DPKP dikerahkan dalam penanganan tersebut. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.39 WITA dan langsung melakukan observasi serta proses evakuasi terhadap korban.

Proses penyelamatan turut mendapat dukungan dari PSC, EBR dan relawan gabungan setempat. Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans PSC menuju RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala DPKP Kabupaten Banjar Agus Siswanto mengatakan, kecepatan respons menjadi hal penting dalam setiap penanganan kondisi darurat, terlebih ketika menyangkut keselamatan jiwa.

BACA JUGA :  Respons Cepat Damkar Banjar, Kebakaran Lahan Dekati Permukiman Berhasil Dipadamkan

“Begitu laporan kami terima, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Dalam kondisi seperti ini, kecepatan penanganan sangat penting untuk memastikan korban segera mendapatkan pertolongan,” ujar Agus Siswanto.

Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi, khususnya PSC, EBR dan para relawan yang turut membantu petugas di lapangan.

“Penanganan seperti ini tidak bisa dilakukan sendiri. Koordinasi antara petugas DPKP, tenaga medis dan relawan sangat membantu sehingga korban dapat segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pekerjaan di sekitar jaringan listrik, terutama saat berada di atas bangunan atau atap.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan ketika bekerja di sekitar kabel listrik. Jangan menganggap remeh keberadaan jaringan listrik karena risikonya sangat besar dan bisa mengancam keselamatan jiwa,” tegasnya.

Beruntung, korban masih dapat diselamatkan dan langsung mendapatkan penanganan medis. Penanganan oleh petugas DPKP Banjar tersebut selesai sekitar pukul 16.50 WITA.

Aksi cepat 10 personel DPKP Banjar bersama PSC, EBR dan relawan gabungan menjadi bukti bahwa respons cepat dan kerja sama lintas unsur sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi darurat di tengah masyarakat.