KBK.News, MARTAPURA – Musibah kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah di kawasan Gang Swarga, Jalan A Yani KM 14, RT 010/RW 003, Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (10/8/2026) malam, mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Banjar Dapil III, Hj Helda Rina.

Hj Helda Rina turun langsung meninjau lokasi kebakaran dan melihat kondisi rumah warga yang terdampak. Tak sekadar datang untuk melihat kondisi korban, ia juga mendorong agar bantuan dari pemerintah dapat segera disalurkan kepada warga yang terdampak, terutama bantuan untuk perbaikan rumah.

Menurutnya, kondisi para korban yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan perhatian dan penanganan cepat. Bantuan tidak hanya diperlukan dalam bentuk kebutuhan pokok, tetapi juga untuk membantu warga kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kita berharap bantuan untuk warga terdampak ini bisa segera disalurkan. Terutama bagi rumah yang mengalami kerusakan berat, tentunya perlu ada perhatian untuk perbaikan rumah,” ujarnya, Selasa (11/8/2026) pagi.

Ia mengatakan, kondisi di lapangan menjadi gambaran langsung mengenai kebutuhan masyarakat pascakebakaran. Karena itu, dirinya akan mendorong pihak terkait agar penanganan terhadap korban dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kita lihat langsung kondisinya, memang cukup memprihatinkan. Jangan sampai warga terlalu lama menunggu bantuan, karena mereka sekarang harus memikirkan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.59 WITA. Petugas Sektor Gambut tiba di lokasi sekitar pukul 22.05 WITA dan melakukan pemadaman hingga proses pendinginan selesai pada pukul 00.36 WITA.

BACA JUGA :  BPBD Banjar Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjung Rema Darat

Dalam kejadian tersebut, sebanyak empat rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah rusak sedang.

Tujuh kepala keluarga dengan total 19 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut.

Adapun korban terdampak terdiri dari Syarifudin satu KK dua jiwa, Fajri satu KK tiga jiwa, Suriadi satu KK tiga jiwa, Uwa Jamhari satu KK tiga jiwa yang rumahnya mengalami rusak berat.

Sementara tiga rumah lainnya yang mengalami rusak sedang masing-masing dihuni Bu Le sebanyak dua jiwa, Adi (Ahyat) tiga jiwa, dan Husin tiga jiwa.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Petugas DPKP Kabupaten Banjar bersama relawan pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan sehingga api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya.

Hj Helda Rina menegaskan, penanganan pascakebakaran juga harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, setelah api berhasil dipadamkan, perjuangan warga terdampak justru baru dimulai.

“Yang paling penting sekarang bagaimana warga bisa kembali beraktivitas dan memiliki tempat tinggal yang layak. Karena itu, kita akan dorong agar bantuan, khususnya untuk perbaikan rumah, bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.