UCB Yudisium Ratusan Lulusan, Kerja Sama dengan INTI University Malaysia jadi Langkah Go Internasional
KBK.News, BANJARMASIN–Universitas Cahaya Bangsa (UCB) kembali melahirkan lulusan baru melalui Sidang Senat Terbuka Yudisium Sarjana dan Angkat Sumpah Profesi yang digelar di Swiss-Belhotel Banjarmasin, Selasa (2/6/2026).
Selain menjadi momentum akademik bagi para lulusan, kegiatan tersebut juga diwarnai penguatan kerja sama internasional dengan INTI University Malaysia.
Dekan Fakultas Kesehatan dan Teknologi Informasi UCB, Dony Wibowo, menyampaikan pada yudisium kali ini UCB meluluskan 30 sarjana dari Program Studi Ilmu Keperawatan, 79 lulusan Profesi Ners dan 15 lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat.
“Kami berharap para lulusan, khususnya profesi Ners yang telah diangkat sumpahnya, dapat menjadi tenaga kesehatan yang unggul, profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dony, UCB saat ini terus memperluas jejaring akademik internasional.
Salah satunya melalui kerja sama dengan INTI University Malaysia yang mencakup bidang pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Rektor UCB Dr Hj Sri Erliani MM mengatakan para alumni UCB selama ini mampu bersaing dan terserap di berbagai sektor dunia kerja.
“Alhamdulillah lulusan UCB diterima dengan baik oleh masyarakat dan dunia kerja. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Ia menjelaskan kerja sama dengan INTI University Malaysia menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik, pengembangan dosen hingga pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi.
“Kami optimistis kerja sama ini akan semakin memperkuat kualitas pendidikan di UCB dan membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa maupun tenaga pendidik,” jelasnya.
Ketua Yayasan Cahaya Bangsa Dr H Akhmad Murjani SH MH MKes mengapresiasi langkah rektor dan seluruh jajaran kampus yang berhasil menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi internasional tersebut.
Menurut Murjani, kerja sama itu menjadi bagian dari upaya UCB dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan.
“Ini merupakan langkah maju bagi Universitas Cahaya Bangsa. Kami memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan dalam membangun kerja sama internasional demi peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Murjani menambahkan, salah satu bidang yang menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut adalah pengembangan Program Studi Teknologi Informasi yang berfokus pada Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
“INTI University memiliki keunggulan pada bidang teknologi informasi, khususnya AI, serta sektor kesehatan. Ini menjadi peluang besar bagi UCB untuk mengembangkan program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.
Ia menegaskan Yayasan Cahaya Bangsa akan terus mendukung pengembangan akademik, peningkatan kualitas dosen dan perluasan kerja sama internasional agar UCB semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global.
“Semoga kerja sama ini terus berjalan dengan baik, berkelanjutan dan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, dosen serta kemajuan Universitas Cahaya Bangsa ke depan,” pungkasnya.
















