Senin, September 28, 2020
Beranda HUKUM & KRIMINAL Unjuk Rasa Di PTUN Banjarmasin Menuntut Keadilan Bagi Pedagang Pasar Alabio

Unjuk Rasa Di PTUN Banjarmasin Menuntut Keadilan Bagi Pedagang Pasar Alabio

Puluhan pengunjuk rasa penuhi halaman Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin. Aksi unjuk rasa Gabungan LSM Kalsel ini menuntut proses hukum yang adil pada sidang gugatan para pedangan Pasar Alabio, Selasa (7/7/2020).

Kedatangan pengunjuk rasa di PTUN Banjarmasin disambut PTUN Banjarmasin dengan baik . Juru Bicara PTUN Banjarmasin, Febby Fajrurrahman yang menyambut para pengunjuk rasa mengatakan, pihaknya menyambut positif kedatangan mereka di PTUN Banjarmasin.

Saat dikonfirmasi Febby menyatakan, pada prinsipnya yang dilakukan para pengunjuk rasa, merupakan hak konstitusional mereka.

“Kami atas nama PTUN Banjarmasin menghargai dan tentu mendengarkan apa yang menjadi inti aspirasi pengunjuk rasa,” jelasnya (7/7/2020).

Juru bicara PTUN Banjarmasin ini juga mengungkapkan, sesuai konstitusi, lembaga peradilan bersifat independen dan imparsial. Hal iniĀ  sejalan dengan salah satu misi Mahkamah Agung, yakni menjaga kemandirian lembaga peradilan dalam memeriksa sengketa.

“Majelis Hakim yang memeriksa, akan bertindak profesional berdasarkan alat bukti yang diajukan untuk mewujudkan keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum dalam putusan nantinya. Kami, berharap independensi tersebut diyakini dan didukung oleh segala kalangan, termasuk pihak yang melakukan unjuk rasa menyampaikan aspirasi tersebut,” terang Febby Fajrurrahman.

Terpisah, Aliansyah perwakilan pengunjuk rasa menyampaikan, bahwa pihaknya meminta agar PTUN Banjarmasin tetap profesional dalam menyidangkan perkara dengan tergugat Bupati HSU, Abdul Wahid.

Pada kesempatan ini Aliansyah membeberkan sejumlah kerugian yang merugikan para pedagang Alabio akibat kebijakan Pemkab HSU. Aliansyah juga menduga kios dan toko yang baru dibangun hanya dinikmati keluarga Bupati HSU dan orang dekatnya, sehingga pedagang pasar yang dirugikan.

“77 pedagang Pasar Alabio sangat dirugikan, sebab toko dan kios yang puluhan tahun mereka tempati dialih tangankan kepada pihak lain (Pemkab HSU). Mereka mengadu ke PTUN Banjarmasin agar hak mereka dikembalikan,” tegas Aliansyah.

Keterangan Lengkap Aliansyah dapat dilihat dan didengar secara lengkap dalam video dibawah ini :

[penci_related_posts title=”Berita Menarik Lainnya Klik Saja Dibawah Ini” number=”6″ style=”grid” align=”none” displayby=”recent_posts” orderby=”random”]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dari Bandara Pjs Wali Kota Banjarbaru Langsung Ziarah Ke Makam Nadjmi Adhani

Pjs Wali Kota Banjarbaru setiba di Kota Banjarbaru terlebih dulu berziarah ke makam almarhum Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani di Taman Makam Bahagia...

Darmawan Jaya Hormati dan Hargai Para Relawan HMJ

Calon Wakil Walikota Banjarbaru Haji Darmawan Jaya Setiawan mendatangi posko pemenangan di beberapa kelurahan di lima kecamatan yang ada Kota Banjarbaru, Minggu (27/09). Kedatangan pasangan...

Pangeran Khairul Saleh Bersama PAN Siap Menangkan H Rusli – Guru Fadhlan

Mantan Bupati Banjar 2 Periode Pangeran Khairul Saleh Siap Mendukung Dan Menangkan Paslon Bupati Banjar H Rusli - Guru Fadhlan, Minggu (27/9/2020). Dua orang sahabat...

Hasil Survei Abal – Abal Sama Dengan Hoax !

Hasil survei dan polling abal-abal yang beredar saat tahapan pilkada sama bahayanya dengan kabar bohong atau hoax dan patut diwaspadai, Minggu (27/9/2020). Memasuki tahapan pilkada...

Recent Comments

sulingan city on Video porno atau filem porno